Laporkan Masalah

Estimasi parameter genetik sifat pertumbuihan kambing Boerawa di Kabupaten Tanggamus Propinsi Lampung

BEYLETO, Veronika Yuneriati, Prof. Dr. Ir. Sumadi, MS

2010 | Tesis | S2 Ilmu Peternakan

Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 30 Oktober 2009 sampai dengan 30 Januari 2010 dengan tujuan untuk mengestimasi parameter genetik sifat pertumbuhan kambing Boerawa di Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Campang, Kecamatan Gisting, Kelompok Tani Karya Makmur I, Desa Wonoharjo dan Kelompok Tani Karya Makmur II, Desa Sukoharjo, Kecamatan Sumber Rejo, Kabupaten Tanggamus, Propinsi Lampung. Materi penelitian terdiri dari catatan produksi dan populasi kambing Boerawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi nilai heritabilitas bobot lahir, bobot sapih, bobot setahunan, pertumbuhan sebelum sapih dan pertumbuhan setelah sapih yang dianalisis dengan metode korelasi saudara tiri sebapak berturut turut adalah sebagai berikut: 0,80±0,40; 0,30±0,17; 0,80±0,04; 0,32±0,18 dan 0,30±0,17. Nilai ripitabilitas bobot lahir, bobot sapih, bobot setahunan, pertumbuhan sebelum sapih dan pertumbuhan setelah sapih yang dianalisis berdasarkan dua catatan produksi berturut turut adalah: 0,42±0,07; 0,32±0,08; 0,30±0,08; 0,30±0,08 dan 0,53±0,06. Nilai korelasi genetik bobot lahir dengan bobot sapih, bobot lahir dengan bobot setahunan, bobot sapih dengan bobot setahunan, pertumbuhan sebelum sapih dan pertumbuhan setelah sapih yang dianalisis dengan metode saudara tiri sebapak berturut turut adalah: 0,50±0,04; 0,44±0,08; 0,21±0,03 dan 0,20±0,05. Hasil penelitian menunjukkan pula bahwa nilai heritabilitas termasuk kategori tinggi, nilai ripitabilitas termasuk kategori tinggi dan nilai korelasi genetik berkisar antara sedang sampai tinggi.

This research has been conducted on October 30, 2009 up to January 30, 2010 to estimate heritability, repeatability and genetic correlation values on growth characters of Boerawa goat at Sumber Rejeki farmer group at Campang Village, Gisting District and Karya Makmur I and Karya Makmur II farmer group at Wonoharjo and Sukoharjo Village, Sumber Rejo District, Tanggamus, Lampung. The result indicated that heritability value of birth weight, weaning weight, yearling weigth, average of preweaning daily gain and average of postweaning weight that was analyzed by paternal half sibs correlation were 0.80±0.40; 0.30±0.17; 0.80±0.04; 0.32±0.18 and 0.30±0.17, respectively. The repeatability values of birth weight, weaning weight and yearling weight that was analized based on two recording every dam were 0.42±0.07; 0.32±0.08; 0.30±0.08; 0.30±0.08 and 0.53±0.06. The genetic correlation values among birth weight and weaning weight, birth weight and yearling weight, weaning weight and yearling weight, average of preweaning weight and postweaning weight daily gain that was analized by paternal halfsibs correlation were 0.50±0.04; 0.44±0.08; 0.21±0.03 and 0.20±0.05, respectively. This research also indicated that the heritability values was high, repeatability values was high and the genetic correlation values was moderate to high.

Kata Kunci : Kambing Boerawa, Parameter genetik, Boerawa goat, Sifat pertumbuhan, Boerawa goat, Genetic parameter, Growth characters


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.