Pemanfaatan short message service berbasis seluler dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap seks pranikah pad aremaja di Kota Yogyakarta
KUSMIYATI, Yuni, Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH
2010 | Tesis |Latar Belakang: Banyak remaja terlibat dalam aktivitas seksual sejak dini dan dengan beberapa mitra. Perilaku seks pranikah dapat berakibat pada kehamilan, penyakit infeksi menular seksual, aborsi, kemandulan dan kematian. Pengetahuan dan sikap yang kurang mendukung terhadap seks pranikah, serta kurangnya akses informasi diyakini sebagai faktor penyebab tingginya masalah seks pranikah pada remaja. Tujuan Penelitian: Diketahuinya efektifitas SMS berbasis seluler dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap seks pranikah pada remaja di Kota Yogyakarta. Metode Penelitian: Rancangan penelitian Randomized Controlled Trials (RCT) dengan pre–post design studies. Sampel penelitian 227 siswa kelas X di SMAN 7 dan SMAN 10 Yogyakarta. Analisis data menggunakan Paired t-test, Independent samples T-test, Anava dan Regresi linier dengan tingkat kemaknaan Ï=Ë‚0,05, dengan 95% CI. Hasil: Hasil analisis menunjukkan selisih rerata pengetahuan pada kelompok perlakuan sebesar 1,41(95% CI= 0,89-1,93) dan rerata sikap sebesar 3,87 (95% CI= 2,76-4,99). Rerata pengetahuan kelompok kontrol sebesar 0,05 (95% CI= -0,26-0,36) dan sikap -0,45 (95% CI= -1,14-0,26). SMS seks pranikah pukul 19.00-21.00 WIB menghasilkan selisih rerata pengetahuan 1,33 (95% CI=0,46-2.19) dan rerata sikap 3,47 (95% CI =1.39-5.43). SMS pukul 09.00-11.00 WIB menghasilkan selisih rerata pengetahuan 1,47 (95% CI=0.79-2.15) dan rerata sikap 4.22 (95% CI= 2.91-5.54) . Kelompok kontrol 1 selisih rerata pengetahuan-0,16 (95% CI=-0.89-0.58) dan rerata sikap-0,41 (95% CI=-1.61-0.80). Kelompok kontrol 2 selisih rerata pengetahuan 0,09 (95% CI=-0,25-0.45) dan rerata sikap -0,46 (95% CI=-1.27-0.34). Kesimpulan: SMS efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap seks pranikah di Kota Yogyakarta. Tidak ada perbedaan efektifitas pemberian SMS pada waktu yang berbeda terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terhadap seks pranikah.
Background: Many adolescents are involved in early sexual activities and perhaps with multiple partners. Pre-marital behavior can lead to unwanted pregnancy, sexually transmitted infection, abortion, fertility and mortality. Knowledge and less supporting attitude on pre-marital sexual activities as well as less access to information are believed to be the factors on high pre-marital sexual problems among adolescents. Objective: Known effectiveness of Cellular-Based Short Message Service (SMS) in increasing knowledge and attitude on pre-marital sex among adolescents in Yogyakarta Municipality. Method: This study used Randomized Controlled Trials (RCT) with prepost study design. Samples were 227 students in the 10th grade from SMAN 7 and SMAN 10 of Yogyakarta. Data analysis used Paired t-test, Independent samples T-test, Anava and Linear regression with Ï=Ë‚0.05 and 95% CI. Result: The analysis result showed that pre-marital SMS at 7 pm-9 pm resulted in knowledge mean difference of 1.33 (Ï=0.00Ë‚0.05) with 95% CI (0.46-2.19) and attitude mean difference of 3.47 (Ï=0.00Ë‚0.05) with 95% CI (1.39-5.43) while pre-marital SMS at 9 am-11 am resulted in knowledge mean difference of 1.47 (Ï=0.00Ë‚0.05) with 95% CI (0.79-2.15) and attitude mean difference of 4.22 (Ï=0.00Ë‚0.05) with 95% CI (2.91-5.54). Control group 1 presented knowledge mean difference of -0.16 (Ï=0.66>0.05) with 95% CI (-0.89-0.58) attitude mean difference of -0.41 (Ï=0.75>0.05) with 95% CI (-1.61-0.80) while control group 2 presented knowledge mean difference of 0.09 (Ï=0.9>0.05) with 95% CI (-0,25-0.45) and attitude mean difference of -0.46 (Ï=0.85>0.05) with 95% CI (-1.27- 0.34). Conclusion: SMS is effective in increasing adolescents’ knowledge and attitude on pre-marital sex in Yogyakarta Municipality. There is no effectiveness difference of giving an SMS at the different times to increase adolescents’ knowledge and attitude on pre-marital sex.
Kata Kunci : SMS,Seluler,Pengetahuan,Sikap,Seks pranikah,Remaja, SMS, seluler, knowledge, attitude, pre-marital sex, adolescent