Perspektif ibu rumah tangga terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) dan hubungannya dengan kemiskinan :: Studi kasus Kecamatan Depok Kabupaten Sleman
SETYAWATI, Dian, Prof. Catur Sugiyanto, M.A.,Ph.D
2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang perspektif ibu rumah tangga terhadap Indeks pembangunan manusia (IPM) dan hubungannya dengan tingkat kemiskinan. Perspektif Ibu rumah tangga terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dibangun dari faktor-faktor pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yaitu Pendidikan, Jam Kerja Non Domestik Peran Ibu membantu perekonomian rumah tangga, Kesehatan dan Program Peningkatan Ekonomi. Responden penelitian adalah wanita berumur diatas 17 tahun dan sudah menikah berdomisili di daerah Kabupaten Sleman sebagai fokus penelitian atas Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang digunakan adalah data primer dari pengisian kuisioner (survey) yang kemudian dikuantitatifkan. Analisis Korelasi digunakan untuk menganalisis hubungan antara perspektif ibu rumah tangga terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan tingkat kemiskinan. Sedangkan, analisis regresi berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh antara faktor-faktor pembentuk perspektif ibu rumah tangga terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan tingkat kemiskinan. Hasil dari penelitian ini menemukan adanya korelasi negatif antara pespektif Ibu rumah tangga terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan tingkat Kemiskinan. Kemudian pengaruh negatif dan signifikan hanya ada pada variabel jam kerja non domestik dan kesehatan terhadap tingkat kemiskinan sedangkan variabel pendidikan, dan peningkatan program ekonomi tidak signifikan sehingga dikelurkan dari model regresi.
This study is aimed to gather empirical evidence about the women perspective to the human development indeks (HDI) and its influence to the poverty level. The women perspective to the human development indeks (HDI) is built from its contribution factors that are education, women role in household economy, health and economic development program. The respondence are women above 17 years old and already married that domicile in Sleman Regency as representatif focus study of Daerah Istimewa Yogyakarata Province. The data used in this study is primary data that are gained from the survey of fulfilling quisioneir whicht than being kuantified. Correlation analysis has been used to get teh relationship between women perspective to the human development indeks (HDI) and the poverty level. Then the regression analysis used to see the influence of factors contribute to women perspective to the human development indeks (HDI) on poverty level. The result shows that negatif correlation between the women perspective to the human development indeks (HDI) and the poverty level. There is negatif and significant influence of non domestic working hours variabel and health variabel to poverty level. While other variables of education and economic development program are not significantly influence to the poverty level, so that being excluded from the regression model.
Kata Kunci : Peran wanita,Pembangunan manusia,Tingkat kemiskinan,Analisis regresi berganda