Laporkan Masalah

Tambahan pendapatan peternak penerima bantuan ternak sapi di Kabupaten Gorontalo

AHMAD, Yusnan, Dr. Soeratno, M.Ec

2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tambahan pendapatan dari pemeliharaan ternak sapi bantuan di Kabupaten Gorontalo, Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan peternak yang menerima bantuan dan yang tidak menerima bantuan ternak sapi dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo masing-masing sebanyak 30 peternak dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disediakan. Data Sekunder dikumpulkan dari beberapa sumber yaitu dinas/instansi terkait. Mengevaluasi mekanisme pemberian bantuan ternak sapi dilihat dari dua aspek yakni 1) mekanisme penyaluran bantuan dan 2) syarat-syarat penerima bantuan di Kabupaten Gorontalo dimana alat analisis yang digunakan adalah metode kwalitatif ceklist. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme pelaksanaan pemberian bantuan ternak sapi kepada peternak di Kabupaten Gorontalo telah terlaksana dengan baik, pada tingkat kesesuaian 80 persen sampai dengan 90 persen. Dan untuk mengukur keberhasilan mekanisme penerimaan bantuan ternak sapi kepada peternak sapi di Kabupaten Gorontalo digunakan dengan metode check list sesuai dengan pedoman umum Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo. Untuk menganalisis tambahan pendapatan peternak sapi penerima bantuan di Kabupaten Gorontalo dilakukan dengan menggunakan data cross section yaitu data jumlah anggaran bantuan ternak sapi terhadap pendapatan ternak sapi. Analisis ini menggunakan analisis pendapatan(Pd) yaitu total penerimaan (TR) dikurangi dengan Total biaya (TC). Dari hasil perhitungan tambahan pendapatan peternak sapi dari penjualan 2 ekor ternak sapi adalah rata-rata pendapatan bersih per tahun yang diterima peternak sapi sebesar Rp734,100,-

This study aimed to find additional revenue from maintenance assistance cattle in the district of Gorontalo, data required in this study are primary and secondary data. The primary data obtained through interviews with farmers who received assistance and who do not receive assistance cattle from Department of Fisheries and Livestock Gorontalo Regency respectively by 30 farmers using a list of questions that have been provided. Secondary data collected from several sources ie offices / agencies. Evaluating mechanisms of cattle relief seen from two aspects namely 1) the mechanisms for allocating and 2) the terms of beneficiaries in Kabupaten Gorontalo where an analysis tool used is the qualitative method checked. The results of this study indicate that the mechanism of implementation of assistance to cattle ranchers in the district of Gorontalo has been performing well, at the level of balance 80 percent to 90 percent. And to measure the success of aidreceiving mechanism cattle to cattle farmers in the district of Gorontalo is used with check list method in accordance with general guidelines for Department of Fisheries and Livestock Gorontalo Regency. To analyze the additional income beneficiaries cattle farmers in the district of Gorontalo performed using cross section data of budget amounts of data on income assistance cattle, beef cattle. This analysis uses income analysis (Pd), ie, total receipts (TR) minus total cost (TC). The calculation of additional revenue from selling cattle rancher 2 tails of cattle is the average annual net income receivedby dairy farmers for Rp.734,100,-

Kata Kunci : Evaluasi, Program, Pendapatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.