Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi D.I.Yogyakarta, 2002-2008
ASTUTI, Mangesti Budi, Dr. Soetatwo Hadiwigeno, M.A
2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan pendapatan per kapita, tingkat pengangguran, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi D.I.Yogyakarta selama tahun 2002-2008. Fokus masalah yang diangkat adalah “mengapa pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi D.I.Yogyakarta belum mampu menurunkan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan ?â€. Variabel yang digunakan meliputi pendapatan per kapita, tingkat pengangguran, dan tingkat pendidikan, dengan data sekunder yang meliputi seluruh kabupaten/kota di Provinsi D.I.Yogyakarta berjumlah 35 unit observasi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel yang menggunakan regresi PLS/Common Effect, Fixed Effect, dan Random Effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan per kapita dan tingkat pendidikan berpengaruh negatif namun tidak signifikan, artinya pertumbuhan pendapatan per kapita dan tingkat pendidikan di Provinsi D.I.Yogyakarta belum cukup mampu mengentaskan penduduk miskin keluar dari garis kemiskinan. Sedangkan tingkat pengangguran berpengaruh positif dan signifikan, artinya penurunan tingkat pengangguran dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Provinsi DIY.
This research aims to analyze the effect of growth in per capita income, unemployment rate, and education level toward poverty level in D.I.Yogyakarta province during 2002 -2008. The research is focused on question “why economic and social developments in D.I.Yogyakarta province have not been able to lower the number of people living under poverty line?â€. The variables are use to consist of growth in per capita income, unemployment rate, and education level in all regions/cities with 35 units of observation by using secondary data. The instrument of analysis is panel data regression by using PLS/Common Effect regression, Fixed Effect, and Random Effect. The result of the research shows that is growth in per capita income and education level negative and not significant effect, that means growth in per capita income and education level in D.I.Yogyakarta province could not take the poor people from the poverty line out. Whereas unemployment rate is positive and significant effect, that means reduction in the unemployment rate can reduce the level of poverty in the province in DIY.
Kata Kunci : Kemiskinan, Pembangunan ekonomi dan sosial, Garis kemiskinan, poverty, economic and social development, the poverty line