Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja pelayanan publik :: Studi kasus di Dinas Pertanian Kota Malang

YUSTIARI, Shinta Happy, Prof. Dr. Warsito Utomo

2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Otonomi daerah merupakan wewenang untuk mengatur urusan pemerintahan yang bersifat lokalitas menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat. Dengan demikian desentralisasi sebenarnya menjelmakan otonomi masyarakat setempat untuk memecahkan berbagai masalah dan pemberian layanan yang bersifat lokalitas demi kesejahteraan masyarakat yang bersangkutan. Capaian keberhasilan Dinas Pertanian periode 2004-2008 terdapat banyak yang belum dapat direalisasikan sepenuhnya. Untuk itu kinerja Dinas Pertanian harus dapat optimal agar dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat khususnya petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa kinerja Dinas Pertanian belum mencapai hingga titik optimal. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui peran Dinas Pertanian Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan publik.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pertanian Kota Malang, Kepala Tata Usaha Dinas Pertanian Kota Malang dan masyarakat penerima layanan. Tekhnik pengumpulan data yang meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah menggunakan tekhnik analisa deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum optimal kinerja pelayanan publik di Dinas Pertanian Kota Malang dikarenakan bahwa anggaran yang diterima Dinas Pertanian yang berasal dari Pemerintah Kota Malang belum mencukupi, selain itu faktor lainnya adalah terbatasnya jumlah aparat Dinas Pertanian yang mengikuti diklat baik diklat tekhnis maupun fungsional juga menjadi penyebab belum optimal nya kinerja Dinas Pertanian, pengaruh lainnya juga karena terbatasnya sarana dan prasarana yang ada.Peran Dinas Pertanian Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan publik salah satunya dengan responsivitas. Responsivitas dilakukan dengan cara merespon segala keluhan yang bersumber dari masyarakat. Segala keluhan atau permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat petani ditanggapi atau direspon oleh Dinas Pertanian dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat petani sehingga dapat meningkatkan produktifitas hasil pertanian atau peternakan. Selain itu, bentuk responsivitas lainya adalah dengan keselarasan antara pelayanan dengan kebutuhan dari masyarakat. Dengan kepekaan terhadap keluhan masyarakat sehingga Dinas Pertanian paham akan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.Dengan sudah mengetahui permasalahan membuat Dinas Pertanian memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat. Dengan demikian pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian dimana sebagai unsur pelaksana dalam memberikan pelayanan publik khususnya kepada petani sebaiknya lebih meningkatkan kinerjanya agar pada tahun-tahun berikutnya semua program dan kegiatan dapat tercapai.

Regional autonomy is the government authority to regulate matters that are locality own initiative based on community aspirations. Thus decentralization actually embody autonomous local communities to solve problems and providing services that are locality concerned for the welfare of society. The successful achievement of Agriculture 2004-2008 period there are many that cannot be fully realized. For that performance must be optimal Agriculture Department in order to provide excellent service to the community, especially farmers. This study aimed to find out why the performance of Department of Agriculture has not reached until the optimal point.In addition, this study also aimed to determine the role Department of Agriculture, Malang in improving public services. This research use descriptive research with a qualitative approach. The informant in this research is the Head of Department of Agriculture, Malang, Head of Administration Department of Agriculture, Malang and community service recipients. Data collection techniques include interviews, documentation, observation. Data analysis technique used is using a qualitative descriptive analysis techniques.The Role of Agriculture Department of Malang City in improving public services with the responsiveness of one of them. Responsivity is done by responding to all complaints originating from the public. Any complaints or problems faced by farming communities responded to or responded to by the Department of Agriculture to provide counseling to the community so that farmers can increase the productivity of agricultural produce or livestock. In addition, other forms of responsiveness is the alignment of services with the needs of the community. With a sensitivity to public complaints that the Office of Agriculture understand the problems faced by society. By already knowing the trouble to make the Agricultural Service provides services in accordance with the needs of the community.Finally, the local government especially Department Agriculture in delivering public services, especially to farmers should further improve its performance so that in subsequent years all programs and activities can be achieved.

Kata Kunci : Kinerja,Pelayanan publik,Peran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.