Laporkan Masalah

Aktivitas antiangiogenesis dan antivirus fraksi protein MJ-C Ribosome inactivating protein ASAM Mirabilis jalapa L

INDRAYUDHA, Peni, Prof. Sismindari, SU.,Ph.D.,Apt

2010 | Tesis | S2 Bioteknologi

Mirabilis jalapa L. telah terbukti mengandung Ribosome Inactivating Proteins bersifat asam yang disebut MJ-C, yang memiliki aktivitas sitotoksik dan kemopreventif. Untuk mendukung pengembangan MJ-C sebagai antikanker perlu diketahui aktivitasnya dalam menghambat angiogenesis. Kanker dapat pula disebabkan oleh virus. Mengingat beberapa RIPs juga memiliki aktivitas sebagai antikanker dan antivirus maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antiangiogenesis dan antivirus MJ-C. Aktivitas antiangiogenesis diuji dengan metode carioallantois membrane (CAM) telur berembrio. Protein MJ-C diinokulasikan pada telur berembrio usia 9 hari yang telah diinduksi dengan induktor angiogenesis bFGF sebanyak 30 ng, dengan dosis: 10, 20, 40, dan 80 μg. Aktivitas antivirus diuji dengan metode Hemaglutinasi dengan model uji virus Newcastle Disese (ND) dengan dosis 5, 10, 20, 40 dan 80 μg. Aktivitas antiangiogenesis dianalisis secara makroskopik dan mikroskopik dengan pengecatan HE dan VEGF. Aktivitas antivirus dianalisis dengan melihat ada tidaknya aglutinasi dan dikonfirmasi dengan RT PCR menggunakan primer spesifik untuk mengetahui keberadaan virus ND. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat aktivitas antiangiogenesis yang dimiliki oleh RIP MJ-C. Pada dosis 20 μg berhasil memberikan penghambatan terbesar (skor 0). Pengecatan dengan HE dan VEGF menunjukkan aktivitas penghambatan pembentukan pembuluh darah baru. Aktivitas antivirus belum ditampakkan oleh protein MJ-C karena hingga dosis 80 μg masih terjadi aglutinasi. Konfirmasi dengan RT-PCR juga menunjukkan bahwa masih terdapat virus Newcastle Disease.

Mirabilis jalapa L leaves has acidic ribosome inactivating proteins (RIP) that called MJ-C, which has cytotoxic and chemopreventive activity. To support the development of MJ-C as an anticancer need to know its activity in inhibiting angiogenesis. Cancer also can cause by virus and RIPs usually have anticancer and antiviral activity, so at this research is conducted to know the antiangiogenesis and antiviral activity of MJ-C. Antiangiogenesis activity was tested with carioallantoic membrane (CAM) method in embryonated eggs. MJ-C protein was inoculated at 9 days old embryonated eggs that have been induced by bFGF, angiogenesis inductors as many as 30 ng, with doses: 10, 20, 40, and 80 μg. Antiviral activity was tested by hemagglutination methods uses Newcastle Disease virus (NDV) as models, with a dose of 5, 10, 20, 40 and 80 μg. Antiangiogenesis activity was analyzed macroscopically and microscopically with HE and VEGF staining. Antiviral activity was analyzed by agglutination and confirmed by RT-PCR using a specific primers to know the existence of NDV . The research showed that MJ-C has antiangiogenesis activity. At doses 20 μg succeeded in giving the greatest inhibition (score 0). HE and VEGF staining showed inhibition activity of new blood vessel formation. Antiviral activity has not been shown by MJ-C protein because the agglutination happens until the dose of 80 μg. Confirmation by RT PCR also showed the existence of Newcastle Disease virus.

Kata Kunci : Mirabilis jalapa,Ribosome inactivating protein,Angiogenesis,Antivirus,Virus newcastel disease


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.