Laporkan Masalah

Peran nilai-nilai dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk masyarakat madani dan implikasinya terhadap ketahanan sosial :: Studi tentang pandangan tenaga pendidik di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah

NURYADI, Muhammad Hendri, Dr. Armaidy Armawi, M.Si

2010 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang otonom dan merupakan kota yang khas, dengan berbagai pluralitas yang ada, yaitu kota konflik dan bersumbu pendek. Pada sisi lain Surakarta terkenal sebagai kota pendidikan, budaya dan pariwisata yang menjadi barometer politik dan ekonomi, karena itu nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan mempunyai peran bagaimana mewujudkan Masyarakat Madani di Kota Surakarta, sehingga tercipta kondisi yang dinamis di tengah masyarakat. Untuk tu maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Peran Nilai-Nilai dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membentuk Masyarakat Madani dan implikasinya Terhadap Ketahanan Sosial (Studi Tentang Pandangan Tenaga Pendidik di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah).Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif sedangkan pengumpulan data menggunakan cara studi pustaka, wawancara dan observasi, adapun informan yang di mintai keterangan adalah Guru Mata pelajaran PKn dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Dosen Pengajar Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Mahasiswa dan Anggota Masyarakat terkait dengan asumsi bahwa informan yang di mintai keterangan mengetahui secara mendalam permasalahaan yang akan di teliti, untuk eknik pengambilan sampel dengan teknik non propobility sampling dan cara yang digunakan adalah purposive sampling.Dari hasil penelitian menujukkan bahwa Peran ilai-Nilai dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membentuk Masyarakat Madani dapat ditunjukkan dengan tujuan utama Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk membentuk atau menghasilkan warga negara yang baik, yaitu warga negara yang tahu, mau dan mampu melaksanakan segala hal yang menjadi hak dan jibannya.Hal ini didukung dengan materi PKn yang harus dikuasai siswa di semua jenjang satuan pendidikan baik dasar, menengah dan tinggi yang meliputi 8 (delapan) aspek kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa yaitu: 1). Persatuan dan Kesatuan bangsa,2). Norma, hukum dan peraturan, 3). Hak asasi manusia, 4). Kebutuhan warga negara, 5). Konstitusi Negara, 6). Kekuasan dan Politik, 7). Pancasila , 8).Globalisasi. Nilai-nilai yang diajarkan dalam PKn ini sejalan dengan Nilai-nilai untuk mewujudkan masyarakat madani yang meliputi: wilayah publik yang bebas (free public sphere), demokrasi, toleransi, kemajemukan (pluralism), dan keadilan sosial (social justice). Pembentukan Masyarakat Madani ini dapat memberikan Implikasi terhadap Ketahanan Sosial Kota urakarta.Sebagai kesimpulan dapat ikatakan bahwa Peran Nilai-Nilai dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membentuk Masyarakat Madani memiliki peran yang sangat strategis karena nilai-nilai yang diajarkan dalam pembelajaran PKn memiliki tujuan untuk menciptakan warga negara yang baik sehingga hal ini dapat berimplikasi terhadap pembentukan ketahanan sosial.

Surakarta as autonomy city has special characteristics. As a pluralism city, It is has also has conflict here and there and sometimes could be exploded easily. Beside, It is famous too in education, culture and tourism and willy nilly being the barometer in politics and economy. That’s why civic education has the important role in actuating Civil Society in Surakarta so that the condition can be run dinamically. So as to this thesis has aim to identity the role of value in civic education curriculum to form the civil society and the implication to social Resilience ( the study of teachers’s view in Jebres subdistrict, Province central java).This thesis use descriptive-qualitative thesis methode. Beside the data has been collected by using literature study, interview and observation. The informant are civic education teachers in which they are belong to Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), The Lecturers of civic education, students themselves, and people who know well and deeply about the problem in this thesis. While, we took non propobility sampling by using purposive sampling. The result of this thesis show us that the role of value in civic education curriculum to form civil society is to form and result good ciitizen: They know, want and has effort to do everything being their right and duty. It is proposed by the material of civic education that must be mastered By all students not only basic education unit but also medium, and high education unit that involved 8 competence aspects. These are: 1. Nation unity, 2 norm, law and rule, 3.human right, 4. Citizen need, 5. Nation constitution,6. Power and politics, 7 the five principle, 8. Globalization. Those are in line with the civil society value , include:free public sphere, democracy, tolerance,pluralism and social justice. This forming civil society can give the implication towards social resilience in Surakarta.As conclution it can be said that to form civil society has the strategic role due to the value that has been taught in teaching and learning civic education in which has aim to create good citizen so as to its implication towards forming social resilience.

Kata Kunci : Peran,PKn,Masyarakat madani,Ketahanan sosial,Role,Civic education


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.