Laporkan Masalah

Local perceptions toward komering river water environment quality

NURMAYANI, Eka, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc

2010 | Tesis | S2 MPKD

Padatnya penggunaan sungai oleh masyarakat untuk berbagai kegitan, terutama untuk tujuan domestik (rumah tangga), memunculkan keprihatinan terhadap penurunan kualias lingkungan perairan, yang dapat mengancam keberlangsungan fungsi sungai dalam lingkungan. Studi ini mengasses persepsi masyarakat terhadap kualias lingkungan perairan sungai menggunakan Water Envionment Quality Index System (Furumai et.al. 2009), serta pendapat-pendapat dan harapan-harapan dari masyarakat terhadap penggunaan sungai. Secara garis besar masyarakat mempersepsi kualitas lingkungan Sungai Komering dalam kisaran cukup baik: natural state menunjukkan adanya beberapa kegiatan manusia; biological diversity menunjukkan bahwa air sungai dapat mendukung kehidupan disekitarnya; water usage menunjukkan bahwa air cocok untuk berenang dan rekreasi; amenity to people menunjukkan bahwa daerah pinggiran sungai merupakan tempat yang menarik untuk berjalan-jalan; regional culture on water menunjukkan bahwa sungai merupakan point of interest bagi penduduk setempat. Pendapat dan harapan masyarakat menunjukkan bahwa sebagian besar mereka ingin agar sungai tidak lagi digunakan untuk tempat mandi, cuci dan kakus dan sebagai gantinya pemerintah harus menyediakan wc umum di permukiman sekitar lingkungan sungai. Responden menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk berpartisipasi dalam program-program perlindungan sungai, tetapi tampaknya mereka belum sepenuhnya mengerti bahwa kegiatan mereka di sungai dapat menurunkan kualitas lingkungan sungai. Oleh karena itu, inilah saatnya bagi pemerintah daerah untuk lebih melibatkan masyarakat dalam kegiatan perencanaan yang berhubungan dengan pemeliharaan lingkungan sungai, tetapi masyarakat juga perlu dilengkapi dengan pengetahuan dan pengertian tentang prinsip-prinsip keberlangsungan/ sustainabilitas lingkungan. Untuk tujuan itu, pendidikan lingkungan dan fasilitasi terhadap organisasi berbasis masyarakat sepertinya menjadi sebuah kebutuhan.

Dense use of the river for various activities by the community, mainly for domestic purposes, raised concerns about declining quality of aquatic environment, which threaten the sustainability of the stream function in the environment. This study assessed people’s perceptions toward river environment quality using Waters Environment Quality Index System (Furumai et al. 2009) as well as their opinions and expectations in the use of the river. Generally, people perceived water environmental quality of the Komering River in fairly good range: natural state shows some sign of human activity; biological diversity means that the water environment capable of supporting life; water usage means that water suitable for swimming and recreation; amenity to people shows that the riverside is an appealing place for walking; and the last, regional culture on water shows that the river is a point of interest to local residents. Opinions and expectations of the public showed that the majority want the Komering River to no longer be used for bathing, washing and toilet facilities, and instead the local government must provide public toilets in settlements around the river environment. Respondents showed high enthusiasm to participate in the river protection program, but they apparently do not fully understand that their activities can degrade the quality of the river environment. So, it's time for local governments to better engage the community in planning activities associated with the maintenance of the river environment, but society must also be equipped with knowledge and understanding of the principles of environmental sustainability. For the purpose of environmental education and facilitating community-based organization (CBO) seems to have become a necessity.

Kata Kunci : Komering River, Sanitation, Water environment quality, Local perception, Local participation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.