Motivasi menjadi relawan pada penanganan difabel korban gempa pasca gempa bumi 27 Mei 2006 :: Studi fenomenologis pada korban gempa yang menjadi relawan
SOFYAN, Iyan, Fathul Himam, Ph.D
2010 | Tesis | S2 Magister Sains PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam mengenai motivasi dan dinamikanya dari beberapa orang korban gempa yang memutuskan menjadi relawan LSM dalam penanganan difabel korban gempa pasca gempa bumi 27 Mei 2006 pada program DFP (Disabillity Focal Point) di LSM Dria Manunggal. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam (in-depth interview) berdasarkan pedoman wawancara kepada 4 orang responden yang menjadi subyek penelitian. Teknik pemilihan responden menggunakan prosedur pengambilan sampel teoritis (theoritical sampling), dalam hal ini responden yang dipilih adalah mereka yang mampu memberikan informasi sesuai dengan fokus dan tujuan penelitian ini. Validitas hasil penelitian dengan menggunakan intersubjective validity. Hasil penelitian ini menunjukan ada 3 faktor motivasional korban gempa menjadi relawan. Pertama karena adanya rasa empati yang kuat yakni perasaan senasib sesama korban gempa. Kedua disebabkan adanya proses learning berkaitan dengan keterkaitan kegiatan kerelawanan dan bidang difabilitas yang merupakan sesuatu hal yang baru bagi pengalaman kehidupan mereka. Ketiga, adanya dukungan fasilitasi dan kepercayaan dari LSM terhadap kegiatan-kegiatan relawan di lapangan yang dilakukan korban secara individual dan tim dengan proaktif. Ketiga faktor tersebut yang membuat mereka termotivasi dari awal hingga program penanganan difabel korban gempa usai dilaksanakan.
This research aimed to reveal about the motivation and dynamics from several earthquake’s victims who decide becoming NGO’S volunteer on handling difable disaster victims programe after earthquake in May 27 th 2006 at DFP Programe (Disabillity Focal Point) at Dria Manunggal NGO. The reseach has used qualitative method with fenomenology approach. The data in this reseach was taken by in-depth interview based on protocol of inteview for 4 respondents as reseach subjects. The respondent was selected with theoritical sampling method, that several respondents had selected who can given information appropiate with this research focus and aim. The research result validity was taken by intersubjective validity methode. The result of the research showed that earthquake victims motivation becoming volunteer were 3 motivational factors. First, they had feeling empathy in the same boat as earthquake victims other. Second, they got learning processes about volunteerism activity and well being of difabillity that it was because for the first time experience. Third, they got support facilities and trust from NGO with proactive all about their field activities as individual volunteer or team. The three motivasional factors mentioned that they had motivatied to take in hand difable disaster victims programe from beginning until finished.
Kata Kunci : Motivasi,Korban gempa,Relawan,Program LSM,Motivation,Earthquake vitims,Volunteer