Efektivitas pelatihan mediasi sebaya untuk meningkatkan kemampuan mediasi sebaya dan kemampuan pemecahan masalah interpersonal pada siswa calon mediator
ESTININGSIH, Dwi, Prof. Drs. Koentjoro, M.BSc.,Ph.D.,Psi
2010 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas modul pelatihan mediasi sebaya dalam meningkatkan kemampuan mediasi sebaya dan kemampuan pemecahan masalah interpersonal pada siswa calon mediator. Melalui pelatihan ini, kemampuan mediasi sebaya dan kemampuan pemecahan masalah interpersonal siswa calon mediator diharapkan dapat meningkat. Penelitian ini menggunakan rancangan action research dengan pretest - posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 28 siswa calon mediator yang terbagi dalam kelompok eksperimen (KE) dan kelompok kontrol (KK) (n = 14). Alat ukur yang digunakan untuk pre-test dan post-test adalah Tes Kemmpuan Mediasi Sebaya (TKMS) dan Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Interpersonal (TKPMIP). Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon menunjukkan kemampuan mediasi sebaya kelompok eksperimen meningkat antara sebelum dan sesudah pelatihan dengan taraf signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang membuktikan bahwa modul yang disusun penellti cukup efektif meningkatkan kemampuan kemampuan mediasi sebaya pada siswa calon mediator. Uji Wilcoxon juga menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah interpersonal pada kelompok eksperimen meningkat antara sebelum dan sesudah pelatihan dengan taraf signifikansi 0,010 (p < 0,05) yang membuktikan bahwa modul yang disusun peneliti cukup efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah interpersonal pada siswa calon mediator.
This purpose of this research is to obtain the effectivity of peer mediation training module in increasing peer mediation skill and interpersonal problem solving skill of peer mediation student candidates at elementary school. Through this training, the peer mediation skill and the interpersonal problem solving level of the subjects are expected to increase. This research used action research with pretest - posttest control group design. The subjects of this research are 28 peer mediator student candidates, divided in two groups, fourteen subjects are experiment group and fourteen subjects as control group. The measuring instruments used for pre test and post test are Tes Kemampuan Mediasi Sebaya (TKMS) and Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Interpersonal (TKPMIP). Data analysis held through Wilcoxon test showed the score 0,001 (p < 0,05) in peer mediation skill. This shows that peer mediation training is significantly effective in increasing the peer mediation skill level among peer mediator student candidates. Data analysis held through Wilcoxon test showed the score 0,010 (p < 0,05) in interpersonal problem solving skill. This shows that peer mediation training is significantly effective in increasing the interpersonal problem solving skill level among peer mediator student candidates
Kata Kunci : Pelatihan mediasi sebaya,Kemampuan mediasi sebaya,Kemampuan pemecahan masalah interpersonal,Peer mediation training,Peer mediation skill