Perkembangan agroindustri pengolahan jeruk di Kabupaten Karo Sumatera Utara :: Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi
SITUMORANG, Rospita Odorlina Pilianna, Prof. Dr. Yeremias T. Keban, S.U.,MURP
2010 | Tesis | S2 MPKDPembangunan agroindustri sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan pembangunan pertanian (agrobisnis) termasuk dalam keseimbangan ekonomi pertanian jeruk sebagai produk unggulan propinsi Sumatera Utara. Namun, pembangunan agroindustri pengolahan jeruk saat ini masih kurang diperhatikan sehingga mengakibatkan anjloknya harga jeruk serta fluktuasi harga yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan agroindustri pengolahan jeruk, mengeksplorasi faktor-faktor apa serta berapa besar peranan faktor-faktor tersebut mengakibatkan tidak berkembangnya agroindustri pengolahan jeruk serta mendeskripsikan dan mengukur peranan pemerintah daerah dalam mempengaruhi perkembangan agroindustri pengolahan jeruk di Kabupaten Karo Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui penyampaian kuesioner, observasi lapangan, wawancara, data sekunder dan studi kepustakaan. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan uji Spearman Rank, dan keseluruhan data dianalisis secara deduktif rasionalistik melalui teknik triangulasi data. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terhambatnya perkembangan agroindustri pengolahan jeruk di Kabupaten Karo adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya dukungan sarana dan prasarana, terbatasnya modal. Peran pemerintah dalam penentuan kebijakan publik untuk mengembangkan agroindustri pengolahan jeruk terlihat masih sangat rendah ditinjau dari jenis kebijakan, frekuensi kegiatan, serta waktu dimulainya kegiatan. Kebijakan agroindustri yang dilakukan masih merupakan tahap awal dan masa uji coba untuk menghasilkan produk perencanaan pada masa yang akan datang. Program yang telah dilakukan masih terpecah-pecah dan belum ditemukan koordinasi yang sinergis antara instansi pemerintah yang berkompeten dalam menangani permasalahan agroindustri pengolahan jeruk di Kabupaten Karo. Kebijakan untuk peningkatan sarana dan prasarana terutama pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai kebutuhan vital dalam pengembangan agroindustri pengolahan sangat minim.
The development of agro-industry is crucial in maintaining the balance of agricultural development (agribusiness), including the economic balance of orange agriculture as a superior product in North Sumatra Province. However, the development of orange processing agro-industry receives insufficient attention from the government, hence contributing to the price drop and highly fluctuating prices. The study aims at describing the development of orange processing agro-industry, exploring contributing factors and the magnitude of each factor to the suboptimal development of orange processing agro-industry, and measuring the role of government in influencing the development of orange processing agro-industry in Karo Regency West Sumatra Province. The study using qualitative and quantitative methods. Data were collected by means of questionnaires, field observations, interviews, secondary data, and literature reviews. Quantitative data were analyzed using Spearman Rank test and all of the data were analyzed using in rationalistic deductive way using triangulation technique. The study found that some factors that contribute to the suboptimal development of orange processing agro-industry in Karo Regency are insufficient quality of human resources, lack facility and infrastructure support, and limited capital. The role of the government as a policy maker for the development of orange processing agro-industry was low in terms of policy, activity frequency, and the commencement of activities. The available agro-industry policies were still at the primary level and under the experiment as an effort to formulate planning products for the future. The programs were fragmented and there had not been a synergistic coordination among the competent governmental institutions in solving the problems of orange processing agro-industry in Karo Regency. The policy pertaining to the improvement of facilities and infrastructure for the fulfillment of clean water as a vital requirement in the development of orange processing agro-industry was minimal.
Kata Kunci : Agroindustri pengolahan jeruk,Peran,Pemerintah daerah