Laporkan Masalah

Pengaruh asupan serat dan lemak terhadap keberhasilan ovulasi pada policystic ovary syndrome (PCOS) yang dilakukan induksi ovulasi dengan klomifen sitrat

ABID, Husnul, dr. H. Zain Alkaff, Sp.OG(K)

2010 | Tesis |

Latar Belakang : Terapi wanita infertil dengan polycystic ovary syndrome (PCOS) masih kontroversi. Sebelum intervensi, diberikan konseling prekonsepsi harus dilakukan berkaitan dengan pengaturan pola hidup, terutama pengurangan berat badan dan oleh raga pada wanita kelebihan berat badan.Diet merupakan salah satu faktor yang memiliki kaitan dengan kejadian hiperandrogenisme pada pasien PCOS.Obyektif: Untuk menganalisis pasien PCOS hubungannyadengan asupan serat dan asupan lemak terhadap keberhasilan ovulasi yang dilakukan induksi ovulasi dengan klomifen sitrat.Rancangan penelitian: : Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan cross sectional.Cara penelitian: Penelitian ini adalah pasien PCOS berusia 15 – 45 tahun di RSUP dr.Sardjito Yogyakarta dipilih menggunakan consecutive sampling design antara bulan Agustus 2008 – February 2010. Kriteria PCOS ditetapkan secara klinis oleh berdasarkan Rotterdam 2003 diagnostic criteria. Terdapat40 responden terdiagnosis PCOS diwawancara asupan serat dan lemaknya menggunakan recall 24 jam selama 2 kali tidak berturut-turut serta dilakukan pemeriksaan USG secara serial untuk mengetahui keberhasilan ovulasi.Selanjutnya dianalisis dengan program statistik.Hasil : Uji statistik variable luar terhadap usia tidak bermakna secara statistik dengan nilai (RR: 1,33; 95% CI: 0,42– 4,19; p=0,24). Sedangkan variabel IMT juga tidak bermakna secara statistik dengan (RR: 0,72; 95% CI: 0,25 – 2,06: p=0,37). Pada penelitian ini,didapatkan bahwa usia dan IMT tidak didapatkan hubungan dengan kejadian ovulasi yang ditunjukkan dengan nilai p < 0,05. Uji statistik asupan serat dan lemak terhadap keberhasilan ovulasi tidak bermakna secara statistik (RR: 1,29; 95% CI: 0,28 – 5,92: p=0,10) dan (RR: 2,17; 95% CI: 0,98 – 4,81; p=3,61). Analisis multivariat dengan analisis regresi logistik untuk mengetahui hubungan antara serat dan lemak terhadap ovulasi setelah mengontrol faktor umur dan IMT, didapatkan hasil bahwa serat dan lemak tidak berpengaruh terhadap keberhasilan ovulasi. Kesimpulan : Hasil perhitungan statistik tidak didapatkan pengaruh yang bermakna antara asupan serat, lemakterhadap keberhasilan ovulasi pada pasien PCOS.

Background : The treatment of infertile women with polycystic ovary syndrome (PCOS) is surrounded by many controversies. Before any intervention is initiated, preconceptional councelling should be provided emphasing the importance of life style, especially weight reduction and exercise in overweight women. Diet was one of factorswhich has a relationship with hiperandrogenism in women with PCOS.Objectives : To analyze women with PCOS who has relation with fiber and fat consumption and successfull of ovulation in women with PCOS.Design : Analytic descriptive with cross sectional approach is used.Material and methods : The subject in this study were women with PCOS aged 15 – 45 years in dr. Sardjito Hospital Yogyakarta and selected by consecutive sampling design from August 2008 – February 2010. Rotterdam 2003 as diagnostic criteria was applied. As much as40respondents meeting the eligibility criteria were enrolled.They were nterviewed fiber and fat consumption by using 24 hour food recall in two consecutive times. Serial ultrasound was applied to know the succesfull of ovulation.Results: There is no significant difference in analysis between confounding variable age and BMI (RR: 1,33; 95% CI: 0,42– 4,19; p=0,24) and (RR: 0,72; 95% CI: 0,25 – 2,06:p=0,37). In this study show age and BMI were not influencing the succesfull of ovulation (p<0,05). There is no statistical difference between fiber and fat intake to influence ovulation (RR: 1,29; 95% CI: 0,28 – 5,92: p=0,10) and (RR: 2,17; 95% CI: 0,98 – 4,81; p=3,61). After controlling age and IMT a multivariate analysis with logistic regression showed that fiber and fat have no correlation to enhance the succesfull of ovulation .Conclusions: There are not significant difference in analysis between fiber and fat intake to enhance the succesfull of ovulation.

Kata Kunci : Serat,Lemak,Polycystic ovary syndrome (PCOS), fiber, fat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.