Laporkan Masalah

Pengaruh dukungan psikososial selama persalinan terhadap rasa nyeri saat persalinan, lama persalinan dan kecemasan

RISANTO, Winarni, dr. H. Burham Warsito, SpOG(K)

2010 | Tesis |

Latar belakang: Selama masa persalinan, wanita berada dalam suatu kondisi dimana lingkungan akan sangat mempegaruhi situasi emosional, perawatan obstetrik modern yang menempatkan wanita dalam posisi institusional yang rutin, adanya petugas medis yang tidak dikenal, kurangnya privasi pasien tentunya akan menimbulkan pengalaman buruk bagi wanita. Hal tersebut dapat memiliki efek samping yang buruk pula terhadap kemajuan persalinan serta meningktan risiko timbulnya depresi post partum. Dukungan psikososial selama proses persalinan diharapkan dapat menimbulkan efek yang baik. Efek tersebut diantaranya yaitu lama persalinan menjadi lebih singkat, rasa nyeri dapat berkurang dan kecemasan menurun. Tujuan: Mengetahui manfaat pengaruh dukungan psikososial selama persalinan terhadap rasa nyeri, lama persalinan dan kecemasan. Bahan dan cara: Sebanyak 74 wanita primigravida terlibat dalam penelitian kohort prospektif yang dilakukan sejak bulan Februari hingga April 2010 di RSUP dr. Sardjito dan beberapa rumah sakit dan puskesmas afiliasi. Tujuh puluh empat wanita tersebut terbagi dalam 2 kelompok, yaitu 37 wanita termasuk dalam kelompok dengan dukungan psikososial selama persalinan berupa pendampingan, sedangkan 37 wanita lainnya terlibat dalam kelompok kontrol, yaitu tidak mendapatkan dukungan psikososial. Variabel tergantung yang dinilai yaitu rasa nyeri selama persalinan, lama persalinan dan tingkat kecemasan. Perhitungan statistik menggunakan Independent Ttest dengan kebermaknaan Confidence Interval 95% dan p<0,05. Hasil: Wanita yang mendapatkan dukungan psikososial selama persalinan, memperoleh pengaruh yang positif yaitu, rasa nyeri yang dirasakan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (5,81 ± 1,56 vs 6,81 ± 1,29) (p=0,004), lama persalinan menjadi lebih singkat (5,82 ± 2,43 jam vs 10,1 ± 3,19 jam) (p=0,000) dan kecemasan juga lebih rendah (49,78 ± 5,39 vs 47,08 ± 3,09) (p=0,010). Ada perbedaan bermakna pada ketiga luaran tersebut dimana nilai p<0,05 pada masing-masing luaran. Dukungan psikososial yang diperoleh ibu selama persalinan dapat menyebabkan atau memiliki risiko bahwa lama persalinan berlangsung lebih singkat (RR= 33,33; 95%CI: 5,75-193,30) dan secara statistika terdapat hubungan yang bermakna (p= 0,00). Kesimpulan: Dukungan psikososial selama persalinan memberikan pengaruh yang positif yaitu rasa nyeri lebih rendah, lama persalinan menjadi lebih singkat, dan kecemasan menjadi lebih rendah.

Background: During the labor periode, woman are in the condition where the environment will affect her emotional situation, the modern obstetrical care which which placed woman at the routine institutional care, the unknown caregivers, the limited of patient’s privacy will made the poor experience for women. That condition will lead the bad effect to the progress of labor and increase the risk of post partum depression. Psychosocial support during labor will made the good effects like the duration of labor become shorter, decreased the pain, and decreased the anxiety. Objectives: To understand the influence of psychosocial support during labor against pain during labor, duration of labor and anxiety. Materials and method: Seventy four primigravidas were enrolled in this cohort prospective study, which held on February up to April 2010 at Sardjito Hospital and the other affiliated hospitals and primary health care. Those women divided into 2 groups; 37 women were allocated to the psychosocial support group by accompanion of her choice and the other 37 women were in the control group without psychosocial support. Variables regarding pain during labor, duration of labor and the anxiety state were evaluated. Independent t test, risk ratio, and their respective 95% confidence intervals were used in the statistical analysis. Results: Women who get psychosocial support obtain positif influence, pain that is felt more reduced than the control group (5,81 ± 1,56 vs 6,81 ± 1,29) (p=0,004), the duration of labor become shorter (5,82 ± 2,43 hour vs 10,1 ± 3,19 hour) (p=0,000) and the anxiety were also lower than in the control group (49,78 ± 5,39 vs 47,08 ± 3,09) (p=0,010). There were significant difference between all of those the outcomes with p<0,05. The psychosocial support given to woman had the risk that the duration of labor lasts shorter (RR= 33,33; 95%CI: 5,75-193,30) and there was statistically significant difference (p= 0,00). Conclusions: Psychosocial support during labor had positive influence like the pain during labor become lower, the duration of labor is becoming shorter, and the anxiety state become lower also.

Kata Kunci : Dukungan psikososial,Rasa nyeri,Lama persalinan,Kecemasan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.