Laporkan Masalah

Hubungan antara nitric oxide dan endotelin-1 pada diabetes tipe 2 dengan hipertensi

SELVYANA, Dita Ria, dr. R. Bowo Pramono, Sp.Pd

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Prevalensi hipertensi pada DM mencapai 2 kali lebih sering dibandingkan pasien non DM. Hipertensi pada DM meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner, gangguan pembuluh darah perifer, gangguan pembuluh darah serebral dan terjadinya gagal ginjal. Konsep baru patofisiologi DM dengan hipertensi menunjukkan adanya abnormalitas pada struktur dan fungsi vaskular. Beberapa penelitian tentang DM dengan hipertensi menunjukkan adanya disfungsi endotel yang sangat berhubungan erat dengan meningkatnya endotelin-1. Berbagai jalur metabolik dapat menyebabkan aktivasi endotelin pada DM meliputi aktivasi Protein Kinase C (PKC), pengaktifan jalur poliol, glikasi nonenzimatik, perubahan faktor pertumbuhan dan ekspresi faktor vasoaktif, serta stres oksidatif yang mengakibatkan menurunnya nitric oxide (NO) yang kemudian menyebabkan meningkatnya ekspresi endotelin-1. NOmerupakan enzim vasoaktif yang dihasilkan sel endotel yang memberikan efek vasodilatasi dan antiproliferasi pada sel otot polos vaskular.NO sangat berperan penting terhadap regulasi dan pemeliharaan tekanan pembuluh darah. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa peningkatan kadar glukosa darah dapat menyebabkan penurunan kadar NO dalam darah, yang menyebabkan meningkatnya kadar endotelin-1 yang pada akhirnya mengakibatkan proses relaksasi endotel terganggu sehingga dapat memicu terjadinya ketegangan dinding pembuluh darah yang berakibat terjadinya tekanan intravaskular yang meningkat (hipertensi). Penelitian ini menggunakan desain potong lintang, dengan subjek adalah pasien DM tipe 2 dengan hipertensi usia antara30 sampai 60 tahun yang kontrol di poliklinik Endokrin dan Metabolik RS. Dr. Sardjito Yogyakarta antara bulan November 2009 sampai dengan November 2010 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Kemudian diambil sampel darah untuk diperiksa kadar NO dan endotelin-1. Kadar NO diukur dengan Ellisa reader,dengan reagen Grisse dan dibaca menggunakan spektrofotometer, hasilnya dinyatakan dalam ng/μL. Kadar endotelin-1 diukur dengan metode Quantikinine Human Endothelin Immunoassay dan hasilnya dinyatakan dalam fmol/ml.

Prevalence of hypertension in DM found twicehigher than in non-DM patient. Hypertension in DM increased the risk of coroner heart disease,peripheral arterial disease, cerebrovascular accident and renal failure. The new concept of patophysiologyin DM with hypertension showed an abnormality on vascular structure and function. Some researches in DM with hypertension indicate that endothelial dysfunction has a very close relationship with the increase of endotelin-1. Various metabolic pathway cause activation of endothelin in DM,there are activation of protein kinase C (PKC), activation of polyol pathway, non-enzymatic glication, alterations in growth factor and vasoactive factorexpression, and oxidative sress resulted declineof nitric oxide (NO) which then increase ofendotelin-1 expression. NO is avasoactiveenzyme produced by endothelial cells which have effects vasodilatation and antiproliferation on vascular smooth muscle cells. NO has an important role for regulation blood pressure vessels. Some previous researches indicate that increase ofblood glucose level cause decreaseof NO level in the blood, then resulting increase of endotelin-1 which in turn lead to disturbance of endothelial relaxation process which cause hypertension. This study used cross sectional design. The subjects were type 2 diabetes with hypertension patients in Endocrine and Metabolic clinic Dr. Sardjito hospital, Yogyakarta,agebetween 30 to 60 years and visit between November 2009 until November 2010 that met inclusion and exclusioncriteria. Blood samples were taken for NO and endothelin-1 levelsexamination. NO level was measured by Ellisa reader, with Grisse reagent and read using spectrophotometer, the results shownin ng/μL. Endothelin-1 levelwas measured byHuman Endothelin Quantikinine Immunoassay method, and the results shown infmol / ml.

Kata Kunci : Diabetes mellitus tipe 2, Hipertensi, Oksida Nitrat, Endotelin-1, Diabetes mellitus type 2, hypertension, Nitric oxide, Endotelin-1


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.