Laporkan Masalah

Kemoterapi pada penderita non hodkin limfoma dengan regimen siklofosfamid, hidrosikdaunomisin, vinkristin, prednison :: Kajian faktor resiko kejadian neuropati perifer yang diinduksi kemoterapi

AMBARUKMININGSIH, Rr Retno, dr. Johan Kurnianda, Sp.PD-KHOM

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Non-hodkin's Limphona(NHL) adalah suaatu keganasan kanker limfosit yang berasal dari limfosit T maupun B dan kadang berasal dari sel Natural Killer yang berada dalam sistem limfe. Menurut Laporan WHO, sekitar 1,5 juta orang di dunia saat ini hidup dengan NHL dan setahun sekitar 300,000 orang meninggal karena penyakit ini. Regimen CHOP merupakan regimen baku terapi awal NHL agresif dengan angka keberhasilan terapi yang tinggi. Namun efek samping neuropati menjadi sebab pembatasan terapi dan sampai saat ini belum jelas faktor yang berpengaruh pda timbulnya komplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan nested case control yang mengamati penderita NHL yang mendapatkan kemoterapi CHOP hingga timbul gejala neuropati atau menyelesaikan siklus kemoterapi. Selanjutnya dianalisa faktor-faktor pada subyek penelitian yang berpengaruh terhadap timbulnya neuropati yang diinduksi kemoterapi dengan analisis multivariat. Hasil penelitian menyajikan karakteristik subyek penelitian berdasarkan umur, jenis kelamin, IMT, stadium dan performa status. Proporsi kejadian neuropati yang muncul, rerata waktu munculnya efek samping neuropati dan derajat neuropati merupakan gambaran neuropati perifer pada penelitian ini. Rasio odds sebagai faktor resiko pada subyek penelitian menunjukkan faktor yang berpengaruh pada timbulnya neuropati yang diinduksi kemoterapi. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor yang paling berpengaruh terhadapa timbulnya efek samping neuropati perifer.

Kata Kunci : Neuropati perifer,Non Hodgkin limfoma,Kemoterapi,CHOP


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.