Laporkan Masalah

Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap penggunaan dana perimbangan daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

SURYANA, Muhammad Rizki, Prof. H. Soehino, S.H

2010 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian mengenai Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Terhadap Penggunaan Dana Perimbangan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Adapun rumusan masalah yang diteliti adalah menyangkut (1) Bagaimana pelaksanaan Pengawasan DPRD terhadap Penggunaan Dana Perimbangan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, (2) Faktor-faktor apakah yang menghambat pelaksanaan DPRD terhadap Penggunaan Dana Perimbangan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan (3) Bagaimana tindak lanjut terhadap hasil-hasil pengawasan yang telah dilakukan oleh DPRD di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi Penelitian ini dilakukan di Kodya Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman, dengan analisis secara deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode analisis data dengan cara mengelompokkan dan menseleksi data yang diperoleh dari penelitian menurut kualitas dan kebenarannya, kemudian dihubungkan dengan peraturan perundang-undangan dan teori-teori yang diperoleh dari studi kepustakaan, sehingga diperoleh jawaban atas permasalahan dalam penelitian ini. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Pengawasan DPRD terhadap Penggunaan Dana Perimbangan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dilakukan melalui mekanisme penyusunan APBD yang harus ditetapkan melalui peraturan daerah dan pelaksanaan pengawasan melalui komisi-komisi yang ada di DPRD. Faktor-faktor yang menghambat Pelaksanaan Pengawasan DPRD terhadap Penggunaan Dana Perimbangan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah: semakin luasnya bidang aktivitas, masih lemahnya aspek penegakan hukum, masih lemahnya pengawasan atasan langsung, masih lemahnya konsolidasi, koordinasi dan sinerginya pelaksanaan program, masih lemahnya konsistensi antara perencanaan dengan pelaksanaan program pengawasan, eksistensi struktur organisasi yang ada belum konsisten

Research concerning Observation Of Dewan Perwakilan Rakyat Daerah To Fund Counter Balance Of Area Pursuant to Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta is research of empirical law by using approach of sosiologis yuridis. As for problem formula the checked is concerning (1) How execution of observation of DPRD to Fund Counter Balance of Area Pursuant to Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, (2) Factors what is pursue execution of observation of DPRD to Fund Counter Balance of Area Pursuant to Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, and (3) How follow-up to observation pickings which have been done by DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. This Location Research is Kodya Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman, with analysis descriptively qualitative, that is an method analyse data by grouping and selecting obtained data of research according to quality and truth of him, is later then attributed to law and regulation and obtained theories of bibliography study, is so that obtained answers to problem of this research. Research result can be concluded that observation of DPRD to Fund Counter Balance of Area Pursuant to Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta through mechanism compilation of APBD which must be specified by law and execution of observation commissions which in DPRD. Factor-factor pursuing execution of observation of DPRD to Fund Counter Balance of Area Pursuant to Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta is: Progressively activity area broadness. Still weaken aspect him is straightening of law. Still weaken him observation of direct supervision. Still weaken consolidation him, him and coordination of execution of program. Still weaken consistency him between planning with execution of observation program, existing Excistend organization chart not yet consistence.

Kata Kunci : Pengawasan,Dana Perimbangan, observation. Fund Counter balance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.