Laporkan Masalah

Peran notaris dalam pendirian perseroan terbatas penanaman modal asing (PMA) di Kota Padang

RIANI, Ana, Prof. M. Hawin, S.H.,LL.M.,Ph.D

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian mengenai peranan notaris dalam pendirian perseroan terbatas penanaman modal asing (PMA) di Kota Padang bertujuan untuk mengetahui peran seorang notaris dalam proses pendirian PT. PMA. Penelitian yang dilakukan adalah bersifat normatif dengan penelitian kepustakaan dan peraturan Perundang-undangan dibidang penanaman modal dilengkapi penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan teknik komunikasi langsung dengan alat berupa pedoman wawancara. Wawancara yang digunakan bersifat bebas tak berstruktur tetapi pertanyaan yang dilakukan tidak keluar dari pokok permasalahan.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peranan notaris dalam pendirian PT.PMA prosedur yang harus dilaksanakan adalah pengajuan permohonan PMA ditujukan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), berkaitan dengan hal ini, tugas notaris membantu pemerintah memberikan penyuluhan hukum bagi para pihak yang melakukan pendirian tersebut, membuatkan Joint Venture Agreement yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan membuat akta pendirian PT. PMA. Tanggung jawab notaris dalam pendirian PT.PMA apabila terjadi kesalahan notaris bertanggung jawab untuk merubah akta tersebut, namun mengenai tanggung jawab notaris dalam hal adanya kecurangan yang dilakukan oleh pendiri perseroan yang beritikad buruk, maka itu menjadi tanggung jawab para pendiri perseroan.

The research on the roles of notary in establishment of foreign investment‐based limited liability company (PT PMA) aimed to identify the roles of notary in the establishment process of PT PMA.This was a normative research with study on related literatures and legal regulations concerning investment, and also field study. Direct communication technique in terms of interview guides was used in this research. The interviews conducted were free and unstructured; however, the questionnaires were kept of not being out of the problem.Based on the results, it was concluded that in the establishment of PT PMA, the BKPM (Indonesia Investment Coordinating Board). In this case, the task of notary was to assist the government in providing legal counseling for the parties performing the establishment, making the Joint Venture Agreement in accordance to the effective legislation and making the deed of PT PMA establishment. In case of error in the notary deed, the notary was only responsible for making correction on such a deed; however, in case of fraud due to the bad‐behavior founders of company, it would become the responsibility of the company founder of the company.

Kata Kunci : Peranan notaris,PTPMA, Role of notary in the establishment of PT PMA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.