Sertifikasi guru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Yogyakarta :: Studi kasus di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta
FATIKHAH, Nurul, Prof. Dr. Warsito Utomo
2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikPenelitian tesis ini berjudul Sertifikasi Guru dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Yogyakarta Studi Kasus di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. penelitian ini bertujuan untuk memahami permasalahan yang ada di Dinas Pendidikan dalam melaksanakan program sertifikasi guru sebagai bentuk upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru yang ada di Kota Yogyakarta. dan juga untuk mengetahui factor-faktor yang menjadi kendala di dalam pelaksanaan program sertifikasi guru yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi implementor serta struktur birokrasi. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan informan Ketua Panitia Sertifikasi Guru, Ketua Bidang kepegawaian, Ketua Koordinator SIM Rayon UNY, dan Kepala Seksi Program dan Sistem Informasi LPMP serta Guru-guru Sekolah Dasar yang telah mengikuti sertifikasi guru. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan data tersebut akan dianalisis secara deskriptif analisis. Penelitian secara deskriptif analisis di sini dimaksudkan untuk mendiskripsikan data penelitian. Di samping melakukan analisis, hasil penelitian akan diterjemahkan, dan diuraikan secara kualitatif sehingga diperoleh gambaran mengenai situasi-situasi atau peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan. Permasalahan program sertifikasi guru yang belum menunjukkan perubahan dalam kualitas mutu pendidikan terutama terhadap profesionalisme guru dalam mengajar, tunjangan sertifikasi guru yang masih belum ada kejelasan yang juga menyulitkan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta untuk menjalankan kebijakan yang ada di pusat, keterbatasan sumber daya baik fisik maupun non fisik yang ada di Dinas Pendidikan yang menyebabkan keterbatasan sosialisai program sertifikasi guru kepada sekolah ataupun guru yang akan mengikuti sertifikasi guru. Selain itu, keterbatasan anggaran dari Dinas baik untuk pegawai maupun untuk pelaksanaan sosialisasi program sertifikasi juga menjadi kendala yang perlu mendapatkan penyikapan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kebijakan program sertifikasi guru di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta belum berhasil dalam implementasinya, dimana factor komunikasi yang ada, belum sepenuhnya dijalankan. Selain itu sumberdaya yang ada tidak sesuai dan belum mendukung jika dilihat dari banyaknya tugas yang akan diselesaikan, meskipun telah menggunakan SOP (Standart Operational Procedure) yang ditetapkan, sehingga mengakibatkan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mesti bekerja secara ekstra dan serabutan untuk membantu bidang-bidang yang lain.
This thesis research titled Teacher Certification to Increase Educational Quality in Yogyakarta: Case Study in Yogyakarta Education Office. It aimend to understand problems the Yogyakarta Education Office faced in doing teacher certification program as government effort to improve teacher quality in Yogyakarta. It was also to identify factors inhibiting omplementation of teacher certification program such as communication, resource, implementor disposition and bureaucrat structure. This research was done in Yogyakarta Education Office with informans consistisng of head of Teacher Certification Committee, head of Employee Section, head of UNY Group SIM Coordinator, head of LPMP Program and Imformation System Section and elementary teachers that have followed certification. Data was collected using observation, in-depth interview, and documentation. It was analyzed with descriptive analytical technique. The result was interpreted and presented qualitatively to get description on situation or occurrences in field. Problrms in teacher certification program were no impact of educational quality particulary on teacher professionalism in teaching, no clear provesion on sertification and that make Yogyakarta Education Office difficult to implement the central policy, limited physical and non physical resources in the Education Office that lead to limited dissemination of teacher sertification program to schools or teachers that will follow the program. In addition, limited budget in the office for its employee and for program dissemination should also be considered. The results indicated that implementation of teacher certification program in Yogyakarta Education Office have not succeed, whehe communication has not been run completely. In addition,exsisting resource was not sufficient to do all tasks, although it his used established SOP. The condition led to Yogyakarta Education Office should work hard and do various task to help other sections.
Kata Kunci : Implementasi,Sertifiaksi, implementation, sertification