Kebijakan perpajakan dengan pemberian insentif pajak bagi penanaman modal asing di Timor Leste
BARRETO, Carlos A, Dr. Eko Suwardi, M.Sc
2010 | Tesis | S2 Magister AkuntansiDalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi untuk mengatasi keterpurukan ekonomi Timor Leste pada awal kemerdekaan maka pemerintah telah mengeluarkan UU NO. 5 Tahun 2005, Tentang Penanaman Modal Asing, dan pemerintah mengakui bahwa kehadiran investor asing adalah mutlak, terutama dalam pengolahan kekuatan ekonomi potensial menjadi suatu kekuatan ekonomi riel. Dalam rangka itu pemerintah telah memberikan rangsangan bagi investor asing berupa insentif pajak kepada perusahaan penanaman modal asing, yang diatur di dalam UU NO. 8 Tahun 2008, tentang insentif perpajakan. Banyak hal yang perlu dipermasalahkan berkaitan dengan pemberian insentif perpajakan sedemikian dan untuk mencari jawaban atas permasalahan tersebut dipergunakan metodologi penelitian khususnya metode pengumpulan data dalam bentuk studi kepustakaan dan studi lapangan serta metode analisis data secara kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa pemberian insentif pajak kepada perusahaan penanaman modal asing di Timor Leste dapat mempengaruhi minat investor asing dengan adanya peningkatan jumlah Penanaman Modal Asing dan besarnya nilai investasi yang ditanamkan setelah pemberlakuan insentif pajak. Namun dalam perkembangan selanjutnya dapat diketahui adanya sejumlah factor lain yang turut dipertimbangkan dan mempengaruhi minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Timor Leste, yaitu faktor politik, ekonomi/moneter dan hukum. Dalam rangka itu kiranya pemerintah dapat tetap melakukan evaluasi terhadap keinginan para Investor asing dan factor-faktor yang mempengaruhi tersebut di atas guna menarik masuknya investor asing yang lebih besar lagi ke Timor Leste.
In the them of increasing economic growth for overcoming for our economic downfall, at first it was independence of East Timor, the government has issued a law NO. 5 / 2005, on Foreign Investment, and the government acknowledges that the presence of foreign investors is absolute, especially in the processing of potential economic power into a real economic power. In order that the government has provided the stimulus for foreign investors in the form of tax incentives to foreign investment companies, according to law NO. 8 of 2008, regarding tax incentives. A lot of things to question relating to the granting of such tax incentives and to seek answers to these problems used methodology particular research method of data collection in the form of bibliography study and field study and quantitative methods of data analysis. Based on research that has been done can be concluded that the granting of tax incentives to foreign investment companies in Timor Leste can affect the interest of foreign investors with an increased number of foreign investments and the value of capital invested after the implementation of tax incentives. But in subsequent developments can be known of a number of other factors that also considered and affect the interest of foreign investors to invest their capital in East Timor, the political factors, economic or monetary and legal. In order that the government presumably can continue to evaluate the willingness of foreign investors and the factors affecting the above in order to attract foreign investors a bigger again to East Timor.
Kata Kunci : Insentif pajak,Penanam modal,Timor Leste