Laporkan Masalah

Kerjasama pengelolaan sarana prasarana drainase Kartamantul (Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul)

SOUHUKO, Marcel Yan Alfredo, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP.,Ph.D

2010 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Pembentukan kerjasama antara Pemerintah Kota Jogjakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul tidak terlepas dari perkembangan wilayah Aglomerasi Perkotaan Yogyakarta. Sejalan dengan itu, kebutuhan penyediaan prasarana dan sarana utilitas umum juga meningkat. Pemerintah kota Yogyakarta mengalami kesulitan dalam penyediaan prasarana dan sarana utilitas umum, khususnya masalah drainase yang menjadi permasalahan pada musim penghujan. Kesulitan serupa juga dialami dan dihadapi oleh pemerintah kabupaten Sleman dan pemerintah kabupaten Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerjasama yang dilaksanakan oleh ketiga pemerintah daerah dalam kerjasama pengelolaan infrastruktur drainase perkotaan wilayah Aglomerasi Perkotaan Yogyakarta dan faktor-faktor apa yang berpengaruh untuk mendukung kerjasama tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif, dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan ketiga pemda dalam pengelolaan drainase Kartamantul, yaitu penyusunan program dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pengawasan, pembiayaan pengelolaan dan pengembangan saluran drainase, monitoring dan evaluasi pelaksanaan pekerjaan. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kerjasama pengelolaan drainase Kartamantul ini yaitu faktor dukungan Pemerintah Daerah, dalam hal ini sebagai suatu lembaga yang membuat suatu kebijakan dan faktor dukungan Aparatur Pemerintah Daerah sebagai bagian dari institusi pemerintah daerah, dalam hal ini pemerintah daerah sebagai aparatur atau instansi yang harus bekerja untuk keberhasilan program kerjasama. Adapun kendala yang dihadapi dalam kerjasama pengelolaan drainase Kartamantul ini adalah keterbatasan dana yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan drainase, masih kurangnya intensitas koordinasi instansi teknis dalam melakukan pengelolaan drainase Kartamantul. Lebih lanjut masih pula dijumpai kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya saluran air hujan dalam suatu wilayah perkotaan sebagai salah satu unsur prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat kota dalam rangka menuju kehidupan kota yang aman, nyaman, bersih, dan sehat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan anggaran dari ketiga pemerintah daerah kota / kabupaten, perlu adanya peningkatan intensitas koordinasi antar instansi pemerintah.

The establishment of collaborative management between the Government of Yogyakarta city, Sleman and Bantul regency is inseparable from the development area of Urban Agglomeration of Yogyakarta. Accordingly, the need for provision of infrastructure and public utility facilities also increased. The city government of Yogyakarta has difficulties in providing infrastructure and public utility facilities, particularly the issue of drainage problems in the rainy season. Such difficulties are also experienced and faced by the district of Sleman and Bantul regency government. This study aims to examine the cooperation undertaken by the three local governments in the joint management of urban drainage infrastructure.. The research method used this research was descriptive, qualitative and quantitative approach. The research indicates that the third form of cooperation by local governments in the management of drainage Kartamantul, namely programming and planning, implementation, supervision, financing and management of drainage channel development, monitoring and evaluation of the implementation work. The factors that influence this cooperation Kartamantul drainage management is factor of local government as an institution, in this case as an institution that makes a policy and the Local Government Reform support factor as part of local government institutions, local government in this case as officials or agencies that must work for the success of the cooperation program. How were problem are also eypdienced is the limited funds used for the implementation of development activities drainage, still lack the intensity of coordination of technical institutions in managing their Kartamantul drainage, and lack of socialization to the community about the importance of rain water channel in an urban area as one one common infrastructure elements needed urban communities in order to urban life that are safe, comfortable, clean, and healthy. This research recommends increased budgetary support from the three local government districts, need to increase the intensity of coordination among government agencies in the implementation of drainage management works and road management work.

Kata Kunci : Pengelolaan Sarana Prasarana, Kerjasama, Dukungan, Equipment Management, Cooperation, Support


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.