Pemodelan struktur regional daerah Menggala dan sekitarnya berdasarkan data gravitasi dengan memanfaatkan kajian gradien gravitasi
HIDAYAT, Wahyu, Prof. Dr. Kirbani Sri Brotopuspito
2010 | Tesis | S2 Ilmu FisikaTelah dilakukan analisis data gravitasi daerah Menggala dan sekitarnya. Data gravitasi terdiri dari data survei tahun 1991 dan 2007. Proses Pengolahan dilakukan pada data survei tahun 2007 hingga didapatkan anomali Bouguer lengkap di topografi. Data Anomali Bouguer lengkap tahun 1991 dan 2007 digabungkan, dengan terlebih dahulu melakukan proses analisis terhadap kedua data tersebut. Proyeksi ke bidang datar dilakukan dengan menggunakan metode sumber ekuivalen titik massa, ketinggian bidang datar 69 meter di atas sferoida referensi dan kedalaman ekuivalen titik massanya 5.000 meter di bawah sferoida referensi. Pemisahan anomali regional dan residual dilakukan dengan metode kontinuasi ke atas, anomali regional diperoleh pada ketinggian 15.000 meter di atas sferoida referensi. Interpretasi kualitatif dilakukan terhadap anomali Bouguer lengkap di bidang datar, regional dan residual. Pola kontur anomali Bouguer lengkap di bidang datar dan residual memiliki kesamaan, diperkirakan pola anomali Bougeur di daerah penelitian secara dominan diakibatkan oleh struktur lokal (dangkal). Anomali regional menunjukkan adanya penebalan cekungan sedimen ke arah Timurlaut. Interpretasi kuantititatif dilakukan pada anomali regional. Dari hasil permodelan menggunakan program Grav2DC for Windows dan informasi dari perhitungan model step. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa kondisi geologi bawah permukaan daerah Menggala dan sekitarnya secara regional dikontrol oleh batuan metamorf yang merupakan batuan dasar (metamorphic basement) (densitas 2.64gr/cm3), membentuk pola cekungan dengan kemiringan (dip) ±100, kedalaman model ± 12 km, dan terisi oleh batuan sedimen (batulempung (densitas 2.23 gr/cm3)).
The Gravity data at Menggala and its surrounding areas has been analyzed. Gravity data consisted of data survey at 1991 and 2007. Data processing performed on 2007's was to obtain a complete Bouguer anomaly in topography. A complete Bouguer anomaly data of 1991 and 2007 were combined, those data were already analyzed before. Transformation to a horizontal plane was performed by using equivalent mass method with horizontal height of 69 meters above the spheroid reference and equivalent depth of mass point of 5000 meters below the spheroid reference. The separation of regional anomaly and residual anomaly generated through upward continuation method yield regional anomaly in the height of 15.000 meters above the spheroid reference. The qualitative interpretation has been done to have a complete Bouguer anomaly in the horizontal plane, regional and residual. The contour patterns of complete Bouguer anomaly in the horizontal plane and residual are likely the same. The estimated Bougeur anomaly pattern in the study area, is predominantly caused by local structure (shallow). Regional anomalies indicate thickening of the sedimentary basin trending NE. Quantitative interpretations were done for regional anomaly. Modeling acquired from Grav2DC for Windows and information from step model. The result shows that Menggala and its surrounding area was regionally controlled by metamorphic rock as a basement (density 2.64gr/cm3), shape pattern of a basin with a slope of fault (dip) is ± 100, depth of the model is ± 12 km, and field by sedimentary rock (clay (density 2.22 gr/cm3)).
Kata Kunci : Metode gravitasi, Anomali Bouguer lengkap, Proyeksi ke bidang datar, Kontinuasi ke atas, Model step, Gravity method, Complete Bouguer anomaly, Transformation to a horizontal plane, Upward continuation, Step model