Laporkan Masalah

Fuzzy expert system diagnosa dan analisa tingkat keparahan penyakit scabies pada kambing

NOACH, Fredrik Paulus, Dra. Sri Hartati, M.Sc.,Ph.D

2010 | Tesis | S2 Ilmu Komputer

Penyakit Scabies adalah salah satu jenis penyakit kulit yang sering menyerang ternak kambing yang disebabkan oleh tungau sarcoptes scabei. Kambing yang terinfestasi penyakit scabies apabila tidak diobati akan mengalami kematian dalam waktu 3 (tiga) bulan, sehingga dari sisi ekonomi menyebabkan kerugian bagi para peternak kambing. Sangat singkatnya proses kematian kambing yang terinfestasi penyakit scabies ini disebabkan karena tidak ditangani secara dini oleh dokter hewan di daerah-daerah terpencil, khususnya di wilayah NTT (Nusa Tenggara Timur). Untuk membantu dokter hewan dalam melakukan diagnosa gejala-gejala awal dari penyakit scabies serta menganalisa tingkat keparahan penyakit scabies tersebut maka pada penelitian ini akan dirancang sebuah aplikasi fuzzy expert system yang mampu mendiagnosa dan menganalisa tingkat keparahan penyakit scabies secara dini pada kambing. Hasil dari analisa tingkat keparahan penyakit scabies tersebut akan dijadikan acuan dalam pemberian obat pada kambing yang terinfestasi penyakit scabies. Cara kerja dari aplikasi fuzzy expert system ini mengikuti cara kerja dari seorang pakar (dokter hewan) dalam melakukan proses diagnosa dan analisa tingkat keparahan penyakit scabies. Aplikasi fuzzy expert system dibuat menggunakan metode Tsukamoto dengan operator Algebraic Product menggunakan formula intersection (∩) untuk proses fuzzification sedangkan untuk proses dufuzzification menggunakan metode Center of Gravity (COG). Dalam pengujian aplikasi fuzzy expert sistem ini digunakan data-data yang diberikan oleh pakar dan hasil pengujiannya menunjukkan bahwa aplikasi fuzzy expert system sudah mampu bertindak sebagai seorang dokter hewan dalam mendiagnosa dan menganalisa tingkat keparahan penyakit scabies pada kambing.

Scabies disease is a type of animal’s skin disease that often attacks the goat caused by the Sarcoptes scabei. If left untreated, goats that are infected by scabies disease will experience death within 3 (three) months. It may cause losses for goat breeders. Usually the process of death infested goat disease is happened because there are no direct early treatment by veterinarians, particularly in remote areas such us in the East Nusa Tenggara Province (NTT). In order to assist veterinarians in diagnosing the early symptoms of the disease and how to analyze the severity of scabies disease, hence in his study, the researcher will design a fuzzy expert system application that is able to diagnose and analyze the severity of the disease at an early stage of scabies in goat. The results of the analysis will become a reference in the prescription of medicament to cure the disease. How the application of this fuzzy expert system works is in accordance with the work of an expert (veterinarian) in the process of diagnosis and analysis of scabies severity. The application of fuzzy expert system is created by using the method of Tsukamoto with operator of a formula Product Algebraic intersection (∩) for fuzzification process, while dufuzzification process is using Center of Gravity (COG). In testing of the application, the researcher uses the data derived from experts and the results of testing indicate that the application of fuzzy expert system is able to act as a veterinarian in diagnosing and analyzing the severity of the scabies in goat.

Kata Kunci : Fuzzy Expert System, Scabies


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.