Laporkan Masalah

Evaluasi dan zonasi kualitas airtanah di sekitar pelimbahan peternakan babi :: Studi kasus di Dusun Srandakan Desa Trimurti Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul

TARIGAN, Repelita, Drs. Tukidal Yunianto, MSc

2010 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian yang berjudul Evaluasi dan Zonasi Kualitas Airtanah di Sekitar Pelimbahan Peternakan Babi (Studi Kasus di Dusun Srandakan Desa Trimurti Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul) bertujuan untuk mengevaluasi kualitas airtanah, mengetahui pengaruh jarak horisontal antara pelimbahan peternakan babi dengan sumur pengamatan pada pencemaran airtanah, serta membuat zona tingkat pencemaran fosfat, nitrat dan bakteri koliform feses Escherichia coli pada airtanah di sekitar pelimbahan peternakan babi di Dusun Srandakan. Metode yang digunakan adalah gabungan antara metode survai dan metode analisis laboratorium. Metode survai mencakup kegiatan observasi lapangan, penentuan lokasi penelitian dan titik pengambilan sampel kualitas air dan sampel limbah cair, dan pengukurannya. Metode analisis laboratorium mengukur kualitas airtanah pada parameter fisik, kimia, dan biologi, meliputi daya hantar lintrik (DHL), temperatur, kekeruhan, pH, fosfat, nitrat, dan E.coli dalam sampel airtanah dan sampel limbah cair. Titik sampel pengamatan terdiri dari 13 titik sampel airtanah dan 1 titik sampel limbah dalam satu lokasi penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive proportional sampling. Lokasi penelitian ditentukan berdasarkan jumlah ternak dan perkiraan jumlah limbahnya, dan pelimbahannya terletak di kawasan pemukiman. Untuk pengambilan data lapangan dipilih titik-titik sumur pengamatan yang mewakili kondisi lapangan dengan memperhatikan daya hantar listrik (DHL) airnya, letaknya berjarak dekat dan jauh dari pelimbahan. Semuanya berdasarkan pada arah aliran airtanah dari arah timur laut ke barat daya. Analisis data menggunakan data analisis laboratorium dan data lapangan. Analisis data dan pembahasan menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif dengan tabel, grafik, dan peta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas airtanah di sekitar pelimbahan peternakan babi tidak semua memenuhi baku mutu air untuk air baku air minum, terutama ditinjau dari parameter penting, yaitu fosfat (85% tercemar), nitrat (30% tercemar) dan bakteri Escherichia coli (70% tercemar). Jarak horisontal antara pelimbahan peternakan babi dengan sumur pengamatan mempunyai pengaruh pada pencemaran airtanah di sekitar pelimbahan peternakan babi. Sampel airtanah yang berjarak lebih dekat dengan pelimbahan mempunyai kualitas yang lebih cemar oleh fosfat, nitrat, dan bakteri E.coli dibandingkan dengan sampel airtanah yang lebih jauh. Zona kelas pencemaran fosfat, nitrat dan bakteri E.coli pada airtanah di lokasi penelitian terbagi atas kelas cemar berat, cemar sedang, dan cemar ringan. Zona tercemar berat terdapat pada bagian yang terdekat dengan pelimbahan; zona tercemar sedang terdapat pada bagian setelah zona tercemar berat; dan zona tercemar ringan terdapat pada bagian setelah zona tercemar sedang sampai dengan jarak 175 m (tercemar fosfat), 65 m (tercemar nitrat), dan 135 m (tercemar E.coli), semua zona cenderung membentuk plume searah aliran airtanah dari arah timurlaut ke baratdaya.

The title of this research is the evaluation and zoning of groundwater quality around the pig husbandry wastewater pond (a case study in Hamlet of Srandakan, Village of Trimurti, Subdistrict of Srandakan, Regency of Bantul) aims to evaluate groundwater quality, to know the effect of distance between wastewater pond and water well on groundwater pollution, and to make the level of groundwater pollution zone of phosphate, nitrate and fecal coliform bacteria Escherichia coli in groundwater around the pig husbandry wastewater pond in Hamlet of Srandakan. The research methods are integration of survey method and laboratory analysis method. Survey method includes field observation and to determine location of research and points of sample taking about water quality and pig husbandry wastewater sample, and measurement of them. Laboratory analysis method measure groundwaters quality on physics, chemistry and biology parameters, includes electro conductivity, temperature, turbidity, pH, phosphate, nitrate and Escherichia coli in groundwater samples and pig husbandry wastewater sample. Observation points consist of thirteen points of groundwater sample and one point of pig husbandry wastewater sample. Purposive proportional sampling method used for taken sample. Location of research was determined based on sum of pigs and their wastewater, and wastewater pond sites in the settlement area. All of sampling points based on the same direction of groundwater flows from northeast to southwest. Data analysis use laboratory analysis data and field observation data. Analyzing and discussion use qualitative and quantitative description by table, chart and map. The result of the research indicates that not all of groundwaters quality around the pig husbandry wastewater have passed the criteria of quality standards for drinking water, especially the important parameters, i.e. phosphate (85% polluted), nitrate (30% polluted), and bacteria E.coli (70% polluted). The distance between wastewater pond and well have effects on groundwater pollution. Groundwater samples which have the shorter distance of wastewater pond have quality more polluted by phosphate, nitrate and bacteria E.coli than the longer distance. That result of this researh discovered three types of the level of groundwater pollution zone of phosphate, nitrate and fecal coliform bacteria Escherichia coli i.e. heavy polluted, middle polluted and light polluted. The heavy polluted zone is found at the part of the nearest from wastewater, the middle polluted zone found after the high polluted zone until the light polluted zone, and the light polluted zone found after the middle polluted zone until the 175 m (phosphate polluted), 65 m (nitrate polluted), dan 135 m (E.coli polluted) distance, and all of zone have the shape tend to form plumes, in the same direction of groundwater flows from northeast to southwest.

Kata Kunci : Kualitas airtanah,Peternakan babi,Pelimbahan, groundwater quality, pig husbandry, wastewater pond


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.