Laporkan Masalah

Kebijakan pengelolaan zakat badan amil zakat nasional :: Studi tentang implementasi konsep human security dalam pendayagunaan zakat

NASAR, Muhammad Fuad, Prof. Dr. Djoko Soerjo, MA

2010 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Pendayagunaan zakat memiliki nilai strategis ditinjau dari perspektif human security. Akan tetapi kajian yang secara spesifik membahas pendayagunaan zakat dari perspektif human security belum banyak mewarnai studi akademis dan wacana publik dibanding studi mengenai ekonomi zakat. Padahal dalam perlindungan human security itu sesungguhnya terletak ruh dan spirit zakat. Pendayagunaan zakat kepada asnaf yang berhak menerimanya (mustahiq) hakikatnya adalah untuk ketahanan hidup manusia. Untuk itu berbagai program pendayagunaan zakat diharapkan menjadi sarana yang membangkitkan kesadaran umat Islam untuk lebih memperhatikan jaminan sosial dan human security. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara analisis dan argumentatif hubungan pendayagunaan zakat dengan implementasi konsep human security. Selanjutnya ingin membuktikan apakah kebijakan pendayagunaan zakat pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah memenuhi asas perlindungan human security. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, di mana data diperoleh melalui observasi langsung sebagai data primer. Selain itu menggunakan informasi yang telah terdokumentasikan baik berupa buku, jurnal dan makalah ilmiah maupun hasil penelitian sebelumnya sebagai data sekunder. Fokus pembahasan penelitian adalah menggali manfaat pendayagunaan zakat dari sisi kuantitas dan kualitas yang memiliki hubungan substansial dengan human security. Sebab, dalam Islam ditemukan human security yang paling lengkap dan memenuhi kebutuhan dasar manusia. Hak setiap orang untuk hidup layak serta perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan dan harta merupakan parameter dasar yang diletakkan Islam berkenaan dengan human security. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kebijakan pengelolaan zakat BAZNAS baru menyentuh sebagian persoalan human security. Masih banyak persoalan lain berhubungan dengan ketahanan hidup manusia yang semestinya dapat ditanggulangi melalui pendayagunaan dana zakat, infaq dan shadaqah.

From human security perspective, utilization of zakat has strategic value. Unfortunately the study specifically discussing the utilization of zakat from human security perspective is less existed in academic study and public discourse than that of zakat economy. In fact, soul and spirit of zakat lays in the protection of human security. The utilization of zakat for asnaf who is able to receive it (mustahik) is basically aimed to sustain human survival. Consequently, the program of zakat utilization is expected to serve as such medium which can motivate Moslems to provide more attention to social warranty and human security. The purpose of the study is to both analytically and argumentatively explain the relationship between the utilization of zakat and implementation of human security concept. In addition, this also aims to prove whether or not the policy of zakat utilization in Badan Amil Zakat Nasional (the National Board of Zakat) has complied with human security protection principle. The study applies qualitative method in which data is obtained by means of direct observation as primary data. On the other, the study also adopts the information documented in form of book, journal and scientific paper or the previous study result as secondary data. The focus of this study is to disclose the benefit of zakat utilization concerning its quality and quantity considered having substantial connection with human security, as this finds to be the most complete security in Islam in order to meet human’s basic needs. Human’s rights in getting good life and protection of their religion, soul, mind, descent, and wealth are considered the basic parameter set by Islam for human security. The conclusion is that the policy of BAZNAS Zakat has just partially discovered the matter of human security. There are still many problems concerning human survival that should be solved by means of utilization of zakat, infaq, and shadaqah.

Kata Kunci : zakat, BAZNAS, pendayagunaan, human security, zakat, BAZNAS, utilization, human security


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.