Laporkan Masalah

Evaluasi perencanaan dan ketersediaan obat diDinas Kesehatan Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara

MEISRAH, Dra. I.M. Suanrsih, SU

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Perencanaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Muna belum dilaksanakan secara baik. Hal ini dapat dilihat dari beberapa fakta yang terjadi di lapangan ketika peneliti melakukan survey pendahuluan. Masih banyak ditemukan obat yang kadaluarsa/rusak, obat berlebih stok obat mati dan ada juga beberapa jenis obat yang kurang. Tim Perencana Obat Terpadu (TPOT) bekerja tanpa melalui tahapan-tahapan perencanaan, dimana dalam peyesuaian rancangan belanja obat dengan anggaran obat total yang tersedia tidak dilakukan. Tujuan Penelitian: Melakukan evaluasi perencanaan dan ketersediaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Muna. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dan menggunakan data kuantitatif melalui observasi dokumen di Dinas Kesehatan, Instalasi Farmasi Kabupaten,di Wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Muna dan data kualitatif berupa wawancara mendalam. Hasil Penelitian:Dengan menggunakan indikator perencanaan dan ketersediaan obat, hasil penelitian menunjukkan bahwa Tim POT tidak mempunyai Rencana Kerja Operasional, Ketepatan perencanaan rata-rata 15,8%, Kesesuaian item obat dengan DOEN rata-rata 98,59%, ketersediaan obat sesuai kebutuhan 97,26% - 99,41%, Tingkat ketersediaan obat yang tergolong berlebih berkisar 28,8%-65,4%, Persentase obat rusak/kadaluarsa antara 7,59%- 23,97%, Nilai obat rusak atau kadaluarsa senilai Rp 481.987.256 .Persentase stok obat mati ratarata per tahun 10,59%, persentase stok obat berlebih rata-rata per tahun 59,00%, Persentase stok obat kosong 0%- 1,27% Kesimpulan : Perencanaan kebutuhan obat yang dilakukan di Kabupaten Muna dalam kurun waktu 2006-2008 belum tepat, begitu pula dengan ketersediaan obatnya. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengukuran terhadap indikator perencanaan dan ketersediaan obat, diantaranya banyaknya obat yang berlebih dan disisi lain masih ada obat yang mengalami kekosongan

Background: Planning in the Public Health Service medicine Muna has not been implemented properly. It can be seen from several facts that happened on the field when the researchers conducted a preliminary survey. There are still many medicine that expired / damaged, excessive dead stocks medicine and there are also several types of medicine missing. Medicine Integrated Planning Team (TPOT) works without going through the stages of planning, which in its design medicine spending with a total budget of the available medicine are not done. Aim: Carrying out the evaluation of planning and medicine availability in Health Service of Muna Regency. Method: This research is designed as analytic descriptive research using quantitative data analysis and through observation of the documents in the public health service, district pharmacy in the area health official MUNA and qualitative data in the form of in-depth interviews Result: By using an indicator of planning and medicine availability, the result of research shows that POT’s Team has no Operational Work Plan, The accuracy of planning is about 15,8%, The properness of medicine item with DOEN, medicine availability as its needs is 97,26% - 99,41%, The level of medicine availability including on safe level is 20,0%-39%, Percentage of expired / damaged medicine is between 7,59%- 23,97%, The value of expired / damaged medicine is 81.987.256%. Percentage of dead stock medicine in average year is 10,59%, percentage of over stock medicine in average year is 59,00%, Percentage of stockout medicine is 0%- 1,27% Conclusion: The planning of medicine requirement undertaken in Muna Regency on period of 2006-2008 has not been on target as same as its medicine availability. It can be viewed from the result of measurement on planning indicator and medicine availability, which is there are many over stock medicine and, in other side, there is lack of medicine stock

Kata Kunci : Evaluasi,Perencanaan,Ketersediaan obat,Kabupaten Muna


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.