Analisis jumlah kunjungan, pola peresapan dan tingkat kecukupan obat sebelum dan setelah pelayanan kesehatan grtais di Puskesmas Kota Ambon
KOTELAWALA, Hency, dr. Sunartono, M.Kes
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Pemerintah Kota Ambon mengeluarkan suatu kebijakan tentang pembebasan biaya pelayanan kesehatan di puskesmas dan jaringannya berdasarkan SK Walikota Ambon Nomor 41 Tahun 2008. Sejak pemberlakuan kebijakan ini maka pada awal pelaksanaannya terlihat terjadi peningkatan jumlah kunjungan di puskesmas. Peningkatan jumlah kunjungan ini dapat berpengaruh terhadap kebutuhan obat di puskesmas. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa pola peresepan di puskesmas belum rasional dengan tingkat kecukupan obat yang belum efisien. Untuk itu perlu diteliti pengaruh pelayanan kesehatan gratis terhadap jumlah kunjungan, pola peresepan dan tingkat kecukupan obat.Tujuan Penelitian: Mendapatkan gambaran tentang pengaruh kebijakan pelayanan gratis di puskesmas terhadap jumlah kunjungan, pola peresepan serta tingkat kecukupan obatnya.Metode Penelitian: Merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan retrospektif secara times series 10 bulan sebelum dan setelah pelayanan kesehatan gratis (April 2007 – Januari 2008 dan Pebruari-Nopember 2008). Data ditabulasi selanjutnya dianalisis kebermaknaan apakah ada perbedaan antara sebelum dan setelah pelayanan kesehatan gratis menggunakan uji-t berpasangan dan uji Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95% (p<0,05). Untuk melengkapi data kuantitatif juga dilakukan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap beberapa responden.Hasil Penelitian: Memperlihatkan tidak ada perbedaan secara bermakna antara keadaan sebelum dan setelah pelayanan gratis baik terhadap jumlah kunjungan pasien, indikator pola peresepan jumlah jenis obat, persentase penggunaan obat generik, persentase penggunaan antibiotika, persentase penggunaan injeksi,persentase penggunaan obat esensial, juga terhadap tingkat kecukupan obat di puskesmas dan UPT Farmasi.Kesimpulan: Pelayanan gratis di puskesmas tidak mempengaruhi jumlah kunjungan,pola peresepan obat dan tingkat kecukupan obatnya.
Background: Ambon Municipal Government issues a policy on cost exemption of health service at health centers and the network based on the decree of Ambon Mayor No. 41/2008. Since the implementation of the policy there is increase of visits to health centers. The increase can affect medicine needs in health centers. Previous studies report that prescription pattern in health centers is not rational with inefficient medicine adequacy. Therefore it is necessary to find out the effect of free health service to number of visits,prescription pattern, and medicine adequacy.Objective: To get an overview on the effect of free service policy at health centers to number of visits, prescription pattern, and medicine adequacy.Method: The study was non experimental that used descriptive analytic design with cross sectional approach. Quantitative data were obtained through 10 month time series before and after free health service (April 2007 – January 2008 and February – November 2008). Data were tabulated and analyzed to identify the difference between before and after free health service using paired t-test and Wilcoxon test at significance 95% (p<0.05). Qualitative data were obtained through indepth interview with some respondents.Result: There was no significant difference between before and after free health service in the number of visits, prescription pattern indicator in the number of medicine types, percentage of generic medicine use, percentage of antibiotic use, percentage of injection use, percentage of essential medicine use, and medicine adequacy at health centers and Pharmacy Technical Operational Unit.Conclusion: Free service at health centers did not affect the number of visits,medicine prescription pattern and medicine adequacy.
Kata Kunci : Pelayanan kesehatan gratis,Pola peresapan,Tingkat kecukupan obat, free health service, prescription pattern, medicine adequacy