Pemberian domperindon oral dalam mengatasi muntah pada pasien diare cair akut anak dibandingkan dengan plasebo
SYAMSI, Bibang Rivandiari, dr. Mohammad Juffrie, Ph.D.,Sp.A(K)
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikLatar Belakang: Diare cair akut adalah penyakit yang sering menyerang anak – anak, dan saat ini masih merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak – anak diseluruh dunia. Muntah sering terjadi pada diare cair akut dan merupakan masalah dalam penatalaksanaan rehidrasi pada kasus – kasus ini, namun pemberian anti emetik bukan termasuk dalam penatalaksanaan rutin. Domperidon adalah salah satu anti emetik yang sering diresepkan serta tidak terbukti memberikan efek samping pada anak, namun belum ada penelitian yang adekuat mengenai penggunaan obat ini untuk mengatasi muntah pada kasus diare cair akut anak. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan efek terapi domperidon pada kasus muntah sekunder akibat diare cair aku anak bila dibandingkan dengan plasebo. Metode: Studi ini merupakan studi klinis terandomisasi tersamar ganda. Sampel penelitian adalah pasien anak umur 2 bulan sampai dengan 6 tahun dengan muntah sekunder akibat diare cair akut yang kontrol di RS Dr Sardjito, RSUD Wates, dan RSUD Soeradji Tirtonegoro. Pasien yang masuk kriteria inklusi dan kriteria eksklusi akan dirandomisasi dengan prosedur permuted block berdasarkan derajat dehidrasi saat pasien datang lalu dialokasikan kedalam kelompok Domperidon atau plasebo. Analisis dilakukan terhadap luaran proporsi muntah saat rehidrasi, frekuensi muntah saat rehidrasi, frekuensi diare selama rehidrasi, kegagalan rehidrasi, proporsi pengguna cairan intravena pada tanpa dehidrasi dan dehidrasi tidak berat, jumlah rawat inap pada tanpa dehidrasi dan dehidrasi tidak berat, dan durasi diare cair akut. Luaran tersebut dibandingkan berdasar kedua kelompok tersebut.
Background: Acute watery diarrhea is one of the most common cause of morbidity and mortality in children throughout the globe. Vomiting frequently occurred in acute watery diarrhea cases and still add some problems in rehydration management, although antiemetics are not included within standard medical protocol for this disease. Domperidone is one of mostly prescribed antiemetics for acute watery diarrhea and no adverse effects proven in such cases. But no adequate evidences to support domperidone usages in managing vomiting secondary to acute watery diarrhea. Objective: Objective of this study is to measure therapeutical effects of domperidone compared with placebo in vomit secondary to acute watery diarrhea management. Methods: This study designed as randomized double-blind controlled trial. Patients aged from 2 month to 6 years who were treated in emergency room, and pediatric clinic at DR Sardjito, Wates, and Soeradji Tirtonegoro Hospital with vomit secondary to acute watery diarrhea will be enrolled. All patients that fullfiled inclusion dan exclusion criteria will be randomized based on dehydration severity at the time when the patient was admitted. Patient will be allocated into 2 large groups, domperidone and placebo. Analysis performed at outcomes as vomit proportion, vomit frequency, diarrhea frequency, rehydration failure, proportion of intravenous usage, hospitalization, and diarrhea duration. Outcomes will be compared between groups.
Kata Kunci : Muntah,Anak,Diare cair akut,Domperidon