Laporkan Masalah

Kadar imunoglobuling sebagai faktor prognostik remisi pada sindroma nefrotik primer

LINAWATY, DR. dr.M.P Damanik, Sp.AK

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

SN masih merupakan salah satu masalah utama nefrologi anak oleh karena kronisitasnya serta evaluasi dan penanganannya yang kompleks. Terapi pilihan merupakan steroid. Sembilan puluh persen SN pada anak merupakan SN primer dan secara histopatologis 80-90% di antaranya menunjukkan kelainan minimal yang memberikan respon terhadap steroid. Sisanya akan menjadi resisten steroid atau dependen steroid. Pada SN terjadi proteinuria glomerular dan pada kelainan nonminimal atau resisten steroid terjadi gangguan pada tubulus, sehingga akan terjadi proteinuria tubular. Proteinuria pada penderita SN akan mengakibatkan perubahan profil protein plasma yang tergantung pada jenis protein yang keluar dari urin Imunoglobulin merupakan salah satu protein yang ikut bocor. Diketahui ada perubahan karakteristik kadar imunoglobulin plasma pada penderita sindrom nefrotik kelainan minimal, kadar IgG dan IgA biasanya rendah, IgM meningkat; sehingga diduga terdapat fungsi sel T yang abnormal pada proses terjadinya sindrom nefrotik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kadar imunoglobulin G rendah merupakan faktor prognostik terjadinya resisten steroid pada sindroma nefrotik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang bangun kohort. Sampel penelitian adalah anak penderita sindroma nefrotik usia 1-16 tahun dengan gizi baik yang dirawat di bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Sardjito. Dilakukan pemeriksaan kadar Imunoglobulin G. Pasien mendapat terapi steroid 4 minggu sesuai dengan protokol. Sesudah itu akan ditentukan tiap pasien tergolong sindroma nefrotik sensitif steroid atau resisten steroid. Dihitung RR dengan p < 0,05 dengan interval kepercayaan 95%. Analisis chi-square digunakan untuk data kategorikal. Analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat bagi pengelolaan sindroma nefrotik. Diketahuinya kadar Inumoglobulin G dapat menjadi faktor prediktor terhadap respon terapi steroid.

Nephrotic syndrome in children is an important problem due to its chronicity and its complex evaluation and management. The treatment of choice remains to be corticosteroid. Ninety percent belongs to the group of nonminimal change that shows response to steroid. The rest will be steroid resistant or steroid dependant. In NS glomerular proteinuria occurs and in nonminimal or steroid resistant SN there might be tubular disorder that tubular proteinuria occurs as well. Proteinuria will cause a change in plasma protein profile depending on the kinds of protein leaking to urine. Imunoglobulin G is one of the protein. It is known that there is change in characteristic of plasma immunoglobulin level in minimal change nephrotic syndrome. The level of IgG and IgA is usually low, while the level of IgM is high; therefore it is assumed that there is abnormal T cell function in process of nephrotic syndrome. This study aims to determine whether the low level of immunoglobulin G is a prognostic factor to steroid resistant in nephrotic syndrome. It is an observational study with cohort design. The study sample comprises the children 1-16 years old and good nutrition state with nephrotic syndrome admitted to the Child Health Department of Dr.Sardjito General Hospital. Blood sample is taken for examining level of Imunoglobulin G. Patients are given steroid therapy for four weeks in accordance to protocol for nephrotic syndrome. After four weeks, response to steroid is assessed whether sensitive or resistant. RR is calculated with p < 0,05 and confidence interval 95%.categorical data are analyzed with chi square. Multivariat analysis is performed with logistic regression. Results of study are expected to be beneficial for management of nephrotic syndome. In knowing level of Immunoglobulin G, response to steroid therapy can be predicted.

Kata Kunci : Sindroma nefrotik,Imunoglobulin G,Resisten steroid


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.