Determinants of immunization status of children aged 12-23 months in Ermera district, Timor Leste
CUNHA, Mateus, Prof. Dr. Hari Kusnanto, DrPH
2010 | Tesis | S2 Ilmu KesehatanLatar Belakang: Angka kematian ibu dan anak masih tinggi di Timor – Leste dan masih merupakan yang tertinggi diantara negara – negara kawasan Asia Selatan dan Timur, untuk menurunkannya banyak intervensi yang telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatn termasuk program imunisasi. Program imunisasi mempunyai peranan yang sangat penting karena imunisasi sangat efektif ditinjau dari aspek biaya untuk menurungkan angka kematian anak akibat penyakit – penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, tetapi di dunia kenyataan masih menunjukkan bahwa banyak anak – anak masih meninggal karena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Pengembangan Program Imunisasi (PPI) telah dilaksanakan di Timor – Leste saat negeri ini masih dibawah pemerintahan Indonesia dan di aktifkan secara baik kembali sejak negeri ini mempunyai pemerintahan sendiri pada 2002. Dalam laporan imunisasi rutine cakupan secara nasional masih rendah untuk semua antigen dan masih banyak district yang berperan dalam masalah ini. District Ermera adalah salah satu district yang cakupan imunisasinya rendah dalam kurung waktu lima tahun terakhir ini. Tujuan: Untuk mendeskripsikan dan memperkirakan cakupan imunisasi di district Ermera berdasarkan data berbasis masyarakat., untuk mengevaluasi apakah imunisasi sudah diberikan berdasarkan jadwal nasional dan untuk melihat faktor – faktor yang berhubungan dengan status imunisasi anak di district Ermera. Metode: 30 x 7 klaster sampling telah digunakan sebagai metode pengambilan sampel. 30 dari 50 desa telah dipilih secara ramdom. Data telah dikumpulkan di masyarakat dengan menggunakan kuesioner dengan bertemu langsung pada ibu dari anak – anak di daerah penelitian. Uji Chi-square dan mi variat analisis telah digunakan sebagai analisa statistic untuk menemukkan faktor determinan. Hasil: Cakupan imunisasi di district Ermera meningkat jika dibandingan dengan data tahun sebelumnya dari laporan rutin oleh facilitas kesehatn. Cakupan untuk anak – anak yang imunisasinya lengkap 64%, cakupan untuk polio 0 18%, BCG was 82%, DPT-Hep B 1 80%, DPT-Hep B 3 67% ,dan campak 68%. Alasan utama untuk tidak mengimunisasi anaknya atau tidak lengkap imunisasinya adalah tidak perlu imunisasi karena anak sehat dan hanya menjalankan upacara kebudayaan dan takut anak panas setelah anak diimunisasi. Kurangnya pengetahuan ibu dan ibu yang tidak pernah sekolah,status TT ibu dan keterjangkauan telah ditemukan sebagai faktor penentu yang berhubungan dengan status imunisasi anak. Kesimpulan: Untuk mencapai tujuan program imunisasi maka harus memperhatikan alasan-alasan dan determinan yang telah diidentifikasi..
Background: Maternal and child mortality is still high in Timor – Leste highest in SEARO countries. To reduced many interventions have been done by Ministry of Health include immunization program. Immunization had very important role because immunization is very cost effective in reduced child mortality caused by vaccine preventable disease , but in the globe fact was showing that many children still die due the vaccine preventable disease. Expanded Program on Immunization in Timor – Leste was started during country still governed by government of Indonesia and reestablished well when the country become self government on 2002. In routine reporting immunization coverage nationally is still low for all antigens as well as many districts contributed in this problem. Ermera district is one of district that low coverage in last five years. Objective : To describe and estimate immunization coverage in Ermera district according on community bases data, find out whether immunization was give based on national schedule and to find out factors are associated with immunization status of children in Ermera district. Method: A 30 x 7 cluster sampling was used as the sampling method. 30 of 50 villages were selected randomly. Data was collected in community based using questionnaire which applied face to face to mother of 210 children in study area. A Chi-square test and multi variables was done to find out determinant factors Results: Immunization coverage in Ermera district is increasing if compare with last year routine report by health facilities based data. Coverage for children who full vaccinated was 64%, coverage for Polio 0 was 18%, BCG was 82%, DPT-Hep B 1 was 80, DPT-Hep B 3 was 67% ,and measles was 68%. Common reasons for not vaccinated and partial vaccinated were no need for vaccination child is healthy or just follow the culture and afraid of fever after vaccinated. Poor knowledge of mother ,mother never school, TT vaccination of mother, accessibility were find as determinant factors that associated with immunization status of children Conclusion: To met an objective of immunization program should addressed the reasons and determinants were already ndentify.
Kata Kunci : Imunisasi,Determinan vaksinasi, immunization, determinant of vaccination