Laporkan Masalah

Perbandingan kebocoran apikal antara siler berbahan dasar resin epoksi, semen seng oksida resin dan kalsium hidroksida pada pengisian saluran akar dengan teknik kondensasi lateral

SULISTIOWATI, Hesty, drg. Wignyo Hadriyanto, MS.,SpKG(K)

2010 | Tesis | S2 Ilmu Konservasi Gigi

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kebocoran apikal pada pengisian saluran akar menggunakan 3 siler berbahan dasar yang berbeda : resin epoksi, semen seng oksida resin, dan kalsium hidroksida. Penelitian ini menggunakan 40 gigi insisivus pertama maksila. Gigi-gigi tersebut dipreparasi dengan menggunakan metode stepback dan pengisian saluran akar menggunakan metode kondensasi lateral dengan MAF # 50. Gigi-gigi tersebut secara acak dibagi menjadi 3 kelompok yang dilakukan pengisian saluran akar dengan konus guta perca dan salah satu siler yang diteliti . Kelompok kontrol terdiri dari 10 gigi yang dilakukan pengisian saluran akar dengan konus guta perca tanpa disertai siler, dibagi kontrol positif dan kontrol negatif. Penetrasi bahan biru metilen 2% dilakukan dengan metode gerakan sentrifugal (800 rpm selama 3 menit). Kebocoran apikal diukur di bawah alat mikroskop stereo setelah gigi dibelah menjadi 2 bagian (mesial dan distal) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebocoran apikal pada pengisian saluran akar menggunakan konus gutaperca teknik kondensasi lateral dengan siler berbahan dasar resin epoksi terlihat paling kecil. Hasil perhitungan statistik menggunakan ANAVA Satu Jalur yang dilanjutkan dengan uji Tukey menunjukkan perbedaan rerata kebocoran yang bermakna (p<0,01).

The purpose of this study was to compare apical leakage using three different types of sealer : epoxy resin sealer, zinc oxide resin sealer, and calcium hydroxide sealer. There were forty extracted, single root human maxillary central incisor teeth were used in this study. The specimens were instrumented to .02/#50 using the step-back technique and randomly assigned to three experimental groups of 10 each and one control group of 10 specimens. They were obturated by laterally condensed gutta-percha with one of the tested sealers. One control group was obturated without the sealer and divided into positive / negative control. Teeth were centrifuged (800 rpm for 3 minutes) in 2 % methylene blue. Linear dye penetration was measured under a stereomicroscope after sectioning the teeth (mesial and distal). Epoxy resin sealer revealed the best performance (it was showed the lowest apical leakage). One way ANOVA and Tukey test displayed a significant dependences of leakage on sealer (p=0,01).

Kata Kunci : Siler,Kebocoran apikal,Kondensasi lateral,Pengisian saluran akar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.