Laporkan Masalah

Fragmentasi dna spermatozoa pada tikus jantan (Rattus norvegicus) diabetes mellitus yang diinduksi streptozotocin dapat diturunkan dengan pemberian suspensi bubuk kedelai kuning

PURWANINGSIH, Wahyu, dr. Dicky Moch. Rizal, M.Kes.,Sp.,AIFM

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis

Latar Belakang: Penyakit DM merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dari tahun ketahujumlahnya meningkat terus dan menimbulkan berbagai komplikasi. Salah satu komplikasinya adalah gangguan sistem reproduksi pada laki–laki. Segala upaya mulai digalakkan salah satunya dengan back to nature. Kedelai kuning merupakan salah satu alternatif tumbuhan yang dapat dimanfaatkan karena kandungannya yang bermanfaat sebagai antikarsinogenik, antioksidan, antibiabetik dan antilipidemik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur fragmentasi DNA spermatozoa kadar glukosa darah, kadar MDA akibat pemberian suspensi bubuk kedelai pada tikus jantan diabetes mellitus yang diinduksi streptozotocin Metoda: jenis penelitian ini adalah eksperimen murni , post test only control group design terhadap tikus jantan galur Wistar. Sampel terdiri dari 30 ekor tikus (Rattus norvegicus) jantan usia 6-7 minggu dengan berat badan 150 - 300 gram yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu K1 : tidak diinduksi STZ dan tidak diberi suspensi bubuk kedelai kuning , K2 : diinduksi STZ dan tidak diberi suspensi bubuk kedelai kuning, K3 : diberi suspensi bubuk kedelai kuning dosis 200 mg/kgBB/hr setelah diinduksi STZ dan terjadi hiperglikemi, K4 yang diberi suspensi bubuk kedelai kuning dosis 400 mg/kgBB/hr setelah diinduksi STZ dan terjadi hiperglikemi, K5 yang diberi suspensi bubuk kedelai kuning dosis 800 mg/kgBB/hr setelah diinduksi STZ dan terjadi hiperglikemi.Sebelum dan sesudah perlakuan dilakukan pemeriksaan glukosa dan MDA, pada akhir perlakuan sperma diambil dari kauda epididimis dan dilakukan pemeriksaan fragmentasi DNA dengan pengecatan mengunakan acridine orange. Hasil: Hasil analisis data Anova dan t-test menunjukkan terdapat perbedaan rerata glukosa darah, MDA dan prosentase spermatozoa yang baik antar kelompok. Kesimpulan : Rerata fragmentasi DNA spermatozoa pada tikus DM yang diinduksi STZ yang diberi suspensi bubuk kedelai kuning lebih rendah dibanding dengan yang tidak diberi suspensi bubuk kedelai kuning. Pemberian suspensi bubuk kedelai kuning dapat menurunkan kadar glukosa darah dan MDA secara bermakna pada tikus DM yang diinduksi streptozotocin

Background: Diabetes mellitus disease is one of the degenerative diseases of the year rise and cause various complications. One complication is the distrupsion in the male reproductive system. Every effort began in earnest one with back to nature. Yellow soybean is one of alternative plants that can be utilized because of its content which is useful as anticarcinogenic, antioxidant, and antilipidemik antibiabetik. Objective: The aims of this study was to measure sperm DNA fragmentation levels of blood glucose, plasma MDA due to a suspension of powdered soy on male rat streptozotocin-induced diabetes mellitus Methods: This research is purely experimental, post test only control group design on white male Wistar rats. The sample consisted of 30 male rats (Rattus norvegicus) aged 6-7 weeks weighing 150-300 grams were divided into five groups, namely K1: not induced with STZ and were not given a yellow suspension of soy powder, K2: STZ-induced and not given yellow soybean powder suspension, K3: given a dose of yellow soybean powder suspension 200 mg/kg/day after STZ-induced hyperglycemia and occurs, K4 is given a dose of yellow soybean powder suspension 400 mg/kg/ day after STZ-induced hyperglycemia and occur, given K5 yellow soybean powder suspension dosage 800 mg/kg/day after STZ-induced and occurs hiperglikemi. Before and after treatment was examined for glucose and MDA, the end of the treatment of sperm retrieved from cauda epididymis and was examined for DNA fragmentation by using acridine orange staining. Results: The results of data analysis, ANOVA and t-test showed that there were differences in mean blood glucose, MDA and a good percentage of spermatozoa between groups (p = 0,000). Conclusion: The mean sperm DNA fragmentation in STZ-induced diabetic rats fed soybean powder yellow suspension was lower than that which is not given a yellow soybean powder suspension. Giving a yellow suspension of soy powder can lower blood glucose levels and MDA significantly in streptozotocin-induced diabetic rats

Kata Kunci : Kedelai kuning, Fragmentasi DNA spermatozoa, Diabetes mellitus, Soybean yellow, sperm DNA fragmentation, Diabetes mellitus


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.