Rosela (Hibiscus sabdariffa) mencegah kenaikan tekanan nadi kenaikan malondialdehide dan meningkatkan status antioksidan total tikus yang diinduksi alkohol
SISWANTO, Budi, dr. Denny Agustiningsih, M.Kes.,AIFM
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisStres oksidatif menyebabkan gangguan fungsi endotel dan meningkatnya permeabilitas terhadap Low density lipoprotein. Alkohol merupakan salah satu penyebab stres oksidatif ditandai dengan meningkatnya kadar MDA plasma dan menurunnya kadar SAT. Stres oksidatif dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh seduhan kelopak bunga rosela dalam menunjukkan perbedaan tekanan nadi , kadar MDA dan SAT dalam darah tikus yang diberi alkohol 20 % dosis 4 gram/kg berat badan/hari sebagai pemicu spesies oksigen reaktif. Tiga puluh ekor tikus jantan wistar bb minimal 150 gr dikelompokan menjadi lima kelompok, tiap kelompok 6 ekor. Kelompok A diberikan air matang, kelompok B diberikan alkohol, kelompok C, D dan E diberikan alkohol dan rosela. Dosis rosela 0,75 gram rosela di seduh air 200 cc diberikan kepada kelompom C, sedangkan kelompok D dosis rosela 1,5 gr dan E 3 gr. Pemberian rosela dan alkohol selama 70 hari dengan cara di sonde . Rosela diberikan jam 7.00 dan alkohol jam 11.00. Tekanan nadi, kadar MDA plasma dan kadar SAT plasma diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan nadi, kadar MDA kelompok yang diberi seduhan rosela 0,75 gr, 1,5 gr dan 3 gr lebih rendah dan kadar SAT lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang diberi alkohol saja. Kesimpulan tikus yang diberi seduhan kelopak bunga rosela dan alkohol tekanan nadi, kadar MDA plasmanya lebih rendah dan kadar SAT lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang hanya diberi alkohol saja.
Oxidative stress can cause endothelial dysfunction and increased permeability of low density lipoprotein. Alcohol is one cause of oxidative stress characterized by increased plasma MDA levels and decreasing levels of SAT. Oxidative stress can cause coronary heart disease. This research aims to study the effect of steeping rosella flower petals showed differences in pulse pressure, plasma MDA and SATs in the blood of rats fed 20% alcohol dose 4 grams / kg body weight / day as a trigger of reactive oxygen species. Thirty male wistar rats at least 150 grams of body weight divided into five groups, each group of six rats. Group A was given boiled water, group B was given alcohol, groups C, D and E are given alcohol and rosella. Dose of 0.75 grams rosella rosella in 200 cc of the water brewing given to kelompom C, while group D rosella dose 1.5 g and E 3 gr. Giving rosella and alcohol for 70 days by way of the sonde. Rosella alcohol given at 7:00 and 11:00 hours. Pulse pressure, plasma MDA and plasma levels of SAT were measured before and after treatment. The results showed that pulse pressure, plasma MDA steeping rosella groups given 0.75 g, 1.5 grams and 3 grams of lower and higher SAT levels compared with groups given alcohol alone. Conclusion rats fed steeping rosella flower petals and alcohol pulse pressure, lower levels of plasma MDA and higher SAT levels compared with groups that were given alcohol alone
Kata Kunci : Rosela,Tekanan nadi,Status antioksidan