Pengaruh berbagai biostarter terhadap pengomposan campuran pupuk kandang sapi, jerami padi dan daun bambu yang diperkaya dengan batu fosfat yang ditabletkan
RAHADI, Paulus, Dr. Ir. Djafar Shiddieq, M.Sc
2010 | Tesis | S2 Teknik MesinKabupaten Sleman memiliki peternak sapi yang jumlah ternaknya ribuan. Juga merupakan daerah pertanian padi dan banyak pohon bambu. Sleman juga memiliki pasar buah dan sayur yang merupakan penghasil sisa sayuran dan buah busuk yang berlimpah. Limbah organik ini dapat diolah menjadi pupuk organik (kompos) tablet yang lebih menarik bentuknya dan lebih praktis serta bernilai ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengomposan dengan berbagai biostarter terhadap suhu, kandungan C, N, P, K, Ca, Mg, dan C/N ratio pada pembuatan kompos tablet. Pada proses pengomposan selain dibutuhkan limbah organik juga dibutuhkan alat komposter dan biostarter. Biostarter yang digunakan dalam penelitian ini adalah : biostarter EM4, Biostarter Stardec, dan biostarter tradisional yang merupakan biostarter lokal, yaitu terbuat dari sisa sayuran busuk dan keong segar. Biostarter lokal merupakan alternatif untuk mengurangi penggunaan biostarter buatan pabrik dan aplikasinya sangat mudah bagi petani. Biostarter tersebut ditambahkan pada bahan baku limbah organik untuk membantu proses pengomposan lebih cepat yaitu lebih kurang 28 hari. Setiap 7 hari sekali pengomposan dianalisa C/N ratio, kandungan C, N, P, K, Ca, Mg, pH dan suhu setiap hari, untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai biostarter. Hasil penelitian suhu pengomposan awal T = 28º C, kemudian suhu puncak naik berturut-turut : 45º C, 48º C, 48º C dan 49º C dan suhu mulai turun stabil pada hari ke-25 hingga hari ke-35 yaitu T = 29º C. Nilai C/N ratio dengan biostarter EM4, biostarter Stardec, biostarter sayur dan biostarter keong adalah : 20,38 ; 19,22 ; 18,14 ; 21,65 nilai ini sudah mendekati SNI 19-7030-2004 yaitu 10 – 20 kompos sudah matang. Nilai kandungan N (%), P (%), K (%), Ca (%), Mg (%) sudah sesuai dengan nilai pada SNI 19-7030-2004 pada perbandingan C, N ,P,K , Ca, Mg, C/N ratio dengan SNI 19-7030-2004. Sedang hasil analisa SAS pupuk organik, keempat biostarter EM4, biostarter Stardec, biostarter sayur dan biostarter keong tidak ada perbedaan nyata menurut uji DMRT pada taraf 5 %.
Sleman district has a number of cattle herds in the thousands. It is also an agricultural area of rice and lots of bamboo trees. Sleman also has a fruit and vegetable market which is producing the rest of rotten vegetables and fruit in abundance. This organic waste can be processed into organic fertilizer (compost) tablets a more attractive shape and more practical and economic value. The purpose of this study to determine how far the influence of composting with various biostarter to temperature, content of C, N, P, K, Ca, Mg, and C / N ratio on composting tablets. In the process of composting organic waste is also needed in addition to required equipment and biostarter composter. Biostarter used in this study are: biostarter EM4, biostarter Stardec, and biostarter traditional which is local, that is made from the rest of rotten vegetables and fresh conch. Local biostarter is an alternative to reduce the use and application biostarter factory made very easy for farmers. Biostarter be added to the organic waste material to help the composting process faster is more or less 28 days. Once every 7 days composting analyzed the C / N ratio, content of C, N, P, K, Ca, Mg, pH and temperature every day, to know the effect of adding various biostarter. Results of temperature composting initial T = 28 º C, then the temperature of the peak rise in a row: 45 º C, 48 º C, 48 ° C and 49 º C, and temperatures drop stabilized on day 25 to day 35 of T = 29 º C. The C / N ratio with biostarter EM4, biostarter Stardec Biostarter vegetables and conch are: 20.38, 19.22, 18.14, 21.65 of this value was approaching SNI 19-7030-2004 ie 10-20 compost already mature. The value of N (%), P (%), K (%), Ca (%), Mg (%) are in accordance with the value in comparison SNI 19-7030-2004 on C, N, P, K, Ca, Mg , C/N ratio with SNI 19-7030-2004. SAS was the result of analysis of organic fertilizer, the fourth biostarter EM4, biostarter Stardec, biostarter vegetables and biostarter snail there is no significant difference according to DMRT test at 5%.level.
Kata Kunci : Limbah organik,Kandungan hara,Biostarter,Kompos tablet