Laporkan Masalah

Pengaruh variasi beban pada pemanas induksi untuk mendapatkan penghematan optimum

PAMBUDI, Slamet, Ir. T Haryono, M.Sc.,C.Eng.,MIET

2010 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Pemanas induksi adalah kompor dengan pemanasan menggunakan induksi medan magnet. Saat ini kompor tersebut memiliki efisiensi yang paling tinggi dibandingkan dengan kompor lain yang menggunakan bahan bakar gas, minyak tanah maupun dengan pemanas listrik, karena panas yang dihasilkan hampir seluruhnya terserap oleh pan. Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan memperoleh efisiensi energi dari bahan logam yang digunakan sebagai pan dan untuk mengetahui kuat medan magnet dari penggunaan pemanas induksi. Salah satu cara untuk memperoleh efisiensi energi adalah pemilihan bahan logam yang digunakan sebagai pan, dengan pemilihan bahan logam yang tepat akan diperoleh efisiensi yang optimum. Sedangkan untuk kuat medan magnet yang ditimbulkan kompor induksi, supaya dapat mengetahui batas keamanan bagi kesehatan dari efek medan magnet. Hasil pengujian dua bahan logam sebagai tempat memasak berisi 1 liter air yaitu dari bahan logam baja anti karat dan seng. Pada suhu 60C, efisiensi energi kompor induksi dengan tempat memasak dari bahan baja anti karat 80,3 % lebih besar daripada dengan bahan logam seng 74,9 %. Tetapi kuat medan magnet yang ditimbulkan kompor induksi dengan tempat memasak dari baja anti karat sebesar 1404 mA/m (1,76 μT), lebih besar dibandingkan dengan tempat memasak dari bahan logam seng 861 mA/m (1,08 μT). Pada penelitian ini, kuat medan magnet terbesar dihasilkan kompor induksi adalah 1430 mA/m (1,79 μT) dengan tempat memasak dari logam baja anti karat yang berisi 1 liter air. Medan magnet ini masih aman. Menurut standar IRPA, INIRC dan WHO, batasan medan magnet supaya tidak mengganggu kesehatan adalah 1 mT.

Induction cooker is a cooker with induction heating using magnetic fields. This stove has the highest efficiency compared with other stoves that use gas, kerosene and electric heater, because the heat which is generated almost entirely being absorbed by the pan. The research has the purpose obtain the energy efficiency of the metal which is used as a pan and to decide the magnetic field strength from the use of induction cooker. One of the way to obtain energy efficiency is the selection of metallic materials used as a pan, where the selection of an appropriate metal material will provide optimum efficiency. Meanwhile, for the magnetic field strength generated by induction cooker, in order to know the limit of safety for the health effects of magnetic fields. The test results on two metallic materials as a pan containing 1 liter of water from metal stainless steel and zinc, at a temperature of 60C shows that the energy efficiency of the pan stainless steel 80,3% was higher than pan zinc 74,9%. It was found that at the60C of water inside the pan, the magnetic field strength produced by stainless steel pan 1404 mA/m (1,76 μT) was higher than that produced zinc pan 861 mA / m (1,08 μT). The highest magnetic field strength obtainned in this research was 1430 mA/m (1,79 μT) produced by stainless steel pan having 1 liter of water. This magnetic field was still safe for human being, because it was still lower than that according IRPA, INIRC and WHO standards, which is 1 mT.

Kata Kunci : Pemanas induksi,Daya input listrik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.