Laporkan Masalah

Kajian kriminologis mengenai tindak kekerasan terhadap anak didik (Bullying) di Sekolah Menengah Umum

BAKHTIAR, Yusnanik, Supriyadi, S.H.,M.Hum

2010 | Tesis | S2 Magister Ilmu Hukum

Tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah dikenal dengan istilah bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seorang/ sekelompok anak didik yang memiliki kekuasaan terhadap anak didik lainnya yang lemah dengan tujuan menyakiti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang penyebab terjadinya tindak kekerasan terhadap anak didik dan mengidentifikasi upaya-upaya penanggulangan yang dilakukan pihak terkait terhadap tindak kekerasan bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif empiris dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dan data sekunder diolah untuk menjawab permasalahan dengan menggunakan deskriptif analisis. Teknik pengambilan sampel menggunakan non random sampling. Jenis pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yaitu mengambil orang yang spesifik berdasarkan kualifikasi dari peneliti yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa latar belakang penyebab terjadinya tindak kekerasan terhadap anak didik adalah rasa solidaritas antar anggota geng, emosi di kalangan remaja, mendapatkan pengakuan sosial agar dapat dihormati dan berkuasa di dalam sebuah kelompok, aktualisasi diri, senioritas serta pengaruh lingkungan. Tindak kekerasan, termasuk di dalamnya bullying dapat di kategorikan sebagai tindak pidana. Dalam menanggulangi bullying tidak bisa lepas dari konsep penanggulangan tindak pidana pada umumnya. Penanggulangan bullying secara garis besar dibagi dua yaitu, secara penal dan secara non penal. Penanggulangan secara penal dilakukan setelah bullying terjadi dan masuk ke dalam proses hukum di Pengadilan sedangkan upaya non penal dilakukan apabila bullying belum terjadi dan setelah terjadi tapi belum masuk proses hukum maka upaya penanggulangannya dapat menggunakan sanksi akademis atau proses akademis.

Violence that occurred in senior high school is known with the term bullying. It is an aggressive behavior in which performed repeatedly by a student/groups of students who have authority to other students who are weak with the purpose to hurt them. This research has a purpose to know the background causes of violence against students (bullying) in senior high school and identify ways to overcome in which performed by related parties to violence bullying. This research method is empirical normative with uses primary data and secondary data. Primary data and secondary data are processed to solve that problem with uses descriptive analysis. Sampling techniques use non random sampling. Type of sampling techniques is made by purposive sampling. It is a form of sampling in which the selection of the sample is based on the judgment of the researcher as to which subjects best fit the criteria of the study The research results showed that the background causes of violence against student occurred because of there is a sense of solidarity between a students and member of the groups, emotions among students, get social recognition in order to respected and powerful in a group, self-actualization, seniority and influence of the environment. Violence, including bullying can be categorized as a crime. To solve the problem of bullying cannot be separated from the concept of crime prevention in general. In the outline to solve the problem of bullying divided into two parts are penal and non-penal. Solution with penal is done after the bullying occurred and enter to law process in the court. Solution with non-penal is done if bullying do not occurred and after occurred but cannot enter in law process so the solution the problem can use the sanction academic or academic process.

Kata Kunci : Kajian kriminologis,Tindak kekerasan (bullying),Anak didik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.