Laporkan Masalah

Evaluasi bantuan sarana produksi terhadap pendapatan petani cabai di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo 2009

NALOLE, Meriyanti, Prof. Dr. Catur Sugiyanto, M.A

2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan bantuan sarana produksi usaha tani cabai di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi produksi usaha tani cabai Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, menganalisis pendapatan petani cabai penerima bantuan sarana produksi usaha tani cabai di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo dan menganalisis dampak bantuan sarana produksi terhadap pendapatan petani cabai di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani cabai yang menerima bantuan dan yang tidak menerima bantuan sarana produksi usaha tani cabai dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo masing-masing sebanyak 32 petani dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disediakan. Data Sekunder dikumpulkan dari beberapa sumber yaitu dinas/instansi terkait. Alat analisis yang dipergunakan adalah analisis kualitatif deskriptif yaitu membandingkan kondisi yang sebenarnya dengan kepustakaan/pedoman meliputi : tujuan pemberian sarana produksi, jenis bantuan yang diberikan, waktu penyaluran bantuan syarat penerima bantuan dan manfaat program. Untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi produksi cabai adalah regresi linier berganda dengan model fungsi produksi cobb-douglas. Variabel Dependent adalah produksi cabai, sedangkan variabel independent adalah jumlah bibit/ha, jumlah tenaga kerja/ha, jumlah pupuk padat/ha, jumlah pupuk cair/ha, jumlah obat/ha dan faktor koreksi. Selanjutnya dianalisis dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Untuk mengetahui pendapatan petani penerima bantuan digunakan alat analisis pendapatan. Untuk mengetahui dampak bantuan sarana produksi terhadap pendapatan petani cabai menggunakan alat analisis uji beda dua rata-rata, yaitu dengan membandingkan pendapatan petani cabai yang menerima bantuan dan yang tidak menerima bantuan sarana produksi usaha tani cabai dari pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo. Dari hasil evaluasi penyaluran bantuan sarana produksi usaha tani kepada petani cabai di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo meliputi aspek tujuan pemberian bantuan sarana produksi tanggapan responden sebesar 50 persen menyatakan sudah disosialisasikan dan mengerti secara baik tujuan dari pelaksanaan pemberian bantuan. Aspek jenis bantuan 93,73 persen menyatakan memuaskan jenis bantuan sarana produksi usaha tani cabai. Aspek waktu penyaluran bantuan tanggapan responden sebanyak 100 persen menyatakan tepat waktu penyaluran bantuan sarana produksi. Aspek syarat penerima bantuan 90,6 persen responden menyatakan bahwa syarat penerima bantuan ringan dapat mereka penuhi. Aspek manfaat program 100 persen menyatakan ada peningkatan pendapatan setelah menerima bantuan sarana produksi.. Dari hasil analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai dengan α = 0,05 diperoleh R2 = 0,959237, dengan t-hitung masing-masing : jumlah bibit/ha = 2,284170, jumlah tenaga kerja/ha = 11,51694, jumlah pupuk padat/ha = 0,275425, jumlah pupuk cair/ha = 6,442175, jumlah obat/ha = 1,873241 dan faktor koreksi = 0,421223. F-hitung 223,5544; t-tabel = 1,697 dan F-tabel = 2,24. Secara parsial jumlah bibit/ha berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi cabai, jumlah tenaga kerja/ha berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi cabai, jumlah pupuk padat/ha tidak berpengaruh nyata (tidak signifikan) terhadap produksi cabai, jumlah pupuk cair/ha berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi cabai, jumlah obat/ha berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi cabai dan faktor koreksi tidak berpengaruh nyata (tidak signifikan) terhadap produksi cabai. Secara serempak faktor-faktor produksi jumlah bibit/ha, jumlah tenaga kerja/ha, jumlah pupuk padat/ha, jumlah pupuk cair/ha, jumlah obat/ha dan faktor koreksi. berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi cabai. Secara nominal terdapat perbedaan pendapatan bersih per luas lahan yang lebih tinggi antara petani cabai yang menerima dan yang tidak menerima bantuan sarana produksi usaha tani cabai dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo dan secara statistik terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan pada derajat kepercayaan 95 persen.

This research aimed to evaluate the implementation of tool aid for chili farmers production in Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, analizing factors that influenced the production process and also to analize the income of each aid receiver. Data taken is primary and secondary data. Primary data taken from interviewing aid receiver and those who not receive, the total amount is 32 farmers used questionnaire given. Secondary data collected from several sources which is office concerned. The analysis tools used is qualitative descriptive to compared the real condition with literature include: the aim of the aid, kind, time, and also terms and conditions of the receiver. To find out the factors that influenced the chili production used double linier regression with function model cobb-douglas. Dependent variable is chili production while independent variable is the amount of seeds per hectare, the amount of manpower, fertilizer and also correction factor. Then, this data analyzed used ordinary least square method. To find out the farmers income after they received the aid used different test analysis to compare the receiver with they who not receive. From the evaluation gained information that 50% respondents said that this program had been socialized and understand well. From the aspect of aid 93,73% respondent said that they are satisfied. From the aspect of time 100% respondent said that this aid is arrived just at the right time. From the aspect of terms and condition 90,6% respondent said that it all so easy to handle. From the aspect of usefulness 100% respondent said that there is an increasing of income after they receive the aid. From the analysis of factors that influence chili production with α = 0,005 gained R² = 0,959237, with t hitung : amount of seed/H = 2,284170, amount of manpower/H = 11,51694, amount of fertilizer = 0.275425, amount of liquid fertilizer/H = 6,442175, and correction factors = 0,421223. F hitung 223, 544, ttabel = 1,697 and Ftabel = 2,24. partially the amount of seeds, man power, fertilizer and medicine had a significant influence to the chili production. Collectively those factors had significantly influenced the chili production. There is a nominal diference between the income of those who receive the aid and those who are not.

Kata Kunci : Bantuan sarana produksi,Usaha tani cabai,Analisis,Variable dependent,Variable independent,Parsial


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.