Analisis prosedur audit pengadaan barang dan jasa pada pemerintah provinsi Gorontalo :: Studi kasus Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo
RAHMAN, Yolanda, Dr. Ertambang Nahartyo, M.Sc
2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilaksanakan pada Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan fokus Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo dan Inspektorat Provinsi Gorontalo. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran bagaimana pelaksanaan Pangadaan Barang dan Jasa di lingkungan pemerintah Provinsi Gorontalo apakah sudah sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 dan berbagai perubahannya tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, serta bagaimana prosedur audit terhadap pengadaan barang dan jasa dimaksud. Cara penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data sebagai bahan analisis diperoleh dengan cara studi kepustakaan (library research) yaitu dengan mempelajari buku-buku, karya ilmiah serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini; dan pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan para pejabat dan karyawan menyangkut masalah penelitian serta pengumpulan data sekunder dari instansi terkait. Dalam menganalisis permasalahan yang ada digunakan alat analisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT (Strenghts, Weakness, Opportunities, Treats) untuk melihat sistem dan prosedur audit pengadaan barang dan jasa. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa Pengadaan Barang dan Jasa yang dilaksanakan oleh Panitia Pengadaan telah dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 dan berbagai perubahannya tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, sedangkan penerapan prosedur audit pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi Gorontalo belum dapat membantu menjaga kualitas pekerjaan pangadaan barang dan jasa diantaranya membantu mencegah terjadinya potensi kerugian daerah yang besarnya mencapai 18,19 persen dari alokasi belanja yang diaudit. Tindak lanjut dari temuan yang berindikasi pada kerugian keuangan daerah mencapai 22,84 persen dari nilai temuan sebesar Rp443.176.667.29. Kinerja Inspektorat Provinsi Gorontalo berada pada kuadran satu .artinya posisi ini menunjukkan bahwa audit pengadaan barang dan jasa Inspektorat berada dalam situasi lingkungan eksternal yang positif (peluang lebih besar dari ancaman dan kelemahan dapat diatasi dengan kekuatan yang dimiliki). Adapun strategi yang perlu dipertimbangkan adalah agar menggunakan kekuatan yang ada untuk meraih peluang yang sebesar besarnya.
This research was conducted at the Provincial Government of Gorontalo to focus Gorontalo Public Works Department and the Inspectorate of Gorontalo Province.. This research was conducted to find the discription about how good was the implementation of goods and services supplying in the government of the Provinvcy of Gorontalo, is it appropriate with the Presidential Decree Number 80 Year 2003 and several changes of the Manual of the Governmental Goods and Services Supplying, and how good was the implementation of auditing procedures to the purposed goods and services supplying. The method of gathering data as the analysis matter used in this research was the library research, it meant by learning books, papers, and other documents concerning to the subject of discussion in this research; and the primary data gathering was conducted by the observation and the direct interview with the staffs and the officers related to the question of research and the secondary data was gathered from the corcerned institutions. In analyzing the existing questions, with the descriptive qualitative approach, we used the analyzing tool of SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Treats) to see the system and the procedures of auditing goods and services supplying. The results of this analysis showed that the Procurement of Goods and Services conducted by the Procurement Committee has been carried out in accordance with Presidential Decree Number 80 Year 2003 and various amendments concerning Guidelines for Procurement of Goods and Services for the Government, whereas the application of audit procedures procurement of goods and services conducted by the Inspectorate had not Gorontalo can help maintain the quality of goods and services pangadaan jobs including helping prevent the potential loss of large areas reached 18.19 percent of the allocation of expenditure to be audited. Follow-up of findings which indicate the areas of financial losses reached 22.84 percent of the value of Rp443.176.667.29 findings. Performance of the Inspectorate of Gorontalo Province in quadrant one. Means this position indicates that the audit procurement of goods and services are in a situation Inspectorate positive external environment (opportunities greater than the threats and weaknesses can be overcome with the strength). The strategy to consider is to use existing strengths to achieve the opportunities of magnitude.
Kata Kunci : Pengadaan barang dan jasa,Prosedur audit penagdaan barang dan jasa,Tindak lanjut audit