Kajian sistem pengelolaan sampah padat domestik di wilayah Kecamatan Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara
HENDRABUWANA, La Ode Muhammad, Prof. Dr. H.A. Sudibiyakto, M.S
2010 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aspek kelembagaan, hukum, pembiyaan, peranserta masyarakat, teknik operasional dalam pengelolaan sampah padat domestik di Kecamatan Wolio. Penelitian ini menggunakan metode deskriptip analitik dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa Bidang kebersihan sebagai bidang yang bertanggung jawab dalam hal pengelolaaan sampah padat domestik di Kecamatan Wolio telah memiliki struktur organisasi dan pembagian kerja yang jelas. Kinerja Bidang kebersihan berdasarkan LAKIP-SKPD mencapai 100,5%. Peraturan daerah yang mengatur pengelolaan sampah padat domestik di Kecamatan Wolio adalah Perda No 3 Tahun 2004 dan pelaksanaan peraturan ini belum sebagaimana mestinya. Biaya yang berasal dari pendapatan retribusi dan dana dari pemerintah daerah belum dapat mencukupi kebutuhan pengelolaan sampah padat domestik di Kecamatan Wolio. Tingkat peranserta masyarakat dalam pengelolaan sampah padat domestik termasuk dalam kelompok sedang dan rendah, yang mana hal ini dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa proses pengumpulan dan pengangkutan sampah padat hanya melayani masyarakat yang tempat tinggal di depan jalan arteri. Sistem pengumpulan dan pengangkutan yang direkomendasikan oleh peneliti adalah dengan menggunakan sistem blok dan zona. Sarana dan prasarana yang ada di TPA Wakonti telah memenuhi syarat SNI No 03-3241-1997. Akan tetapi sarana dan prasarana tersebut perlu dilakukan perbaiakn dan pengontrollan secara berkala.
This research aimed to find out how the institutional aspects, legal aspects, financial aspects, aspects of community participation, and aspects of operational techniques in the management of domestic solid waste in Wolio district. This research uses descriptive analysis with cross sectional design. The results showed that the Department of Sanitation as institution responsible for solid waste management in Wolio subdistrict has the organizational structure and clear job descriptions. Performance Department of sanitation based LAKIP SKPD is reached 100.5%. Laws governing domestic solid waste management in Wolio district is rule No 3th 2004 and its implementation has not been done properly (not firm). Total funds collected from levies and funding coming from local government finances can not meet the needs of domestic solid waste management in Wolio subdistrict. Level of community participation in domestic solid waste management which is at middle and low, levels of community participation is influenced by education level and income of respondents. The results also indicated that the process of collection and transport is currently only serving only the people who live on the edge of the road arteries. Existing facilities and infrastructure at the Wakonti landfill meets the requirements SNI No. 03-3241-1997. Recommendations from researchers about the process of collection and transport is done with the system blocks and zones.
Kata Kunci : Sampah padat domestik,Kelembagaan,Hukum,Pembiayaan,Peranserta masyarakat,Teknik operasional