Keefektifan penyaluran bantuan modal usaha wakaf tunai dalam upaya pemberdayaan masyarakat miskin :: Studi pada masyarakat binaan badan wakaf uang/tunai Majelis Ulama Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
MARWINI, Prof. Catur Sugiyanto, MA.,Ph.D
2010 | Tesis |Kemiskinan menjadi sebuah permasalahan pokok bagi negara-negara berkembang di dunia termasuk Indonesia. Penanggulangan kemiskinan merupakan tujuan dari pembangunan di setiap negara. Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim memiliki tanggungjawab besar untuk mencari solusi dari permasalahan kemiskinan tersebut. Islam tidak hanya menuntut pemeluknya untuk sekedar menjalankan ibadah ritual yang bertendensi akhirat saja, tetapi Islam juga menuntut penganutnya untuk melakukan aktivitas yang mempunyai dimensi duniawi. Wakaf adalah intrumen yang ditawarkan Islam yang memiliki misi pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Wakaf adalah salah satu lembaga pemberdayaan, baik dalam sektor ekonomi umat maupun lainnya. Meningkatkan peran wakaf merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah ekonomi dan telah memberikan sumbangan yang cukup signifikan dalam pembinaan masyarakat, karena wakaf sebagai pranata keagamaan tidak hanya bertujuan untuk difungsikan sebagai sarana ibadah saja, akan tetapi memiliki kekuatan ekonomi yang berpotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat miskin. Dengan demikian, apabila potensi wakaf dikelola secara produktif profesional dan disalurkan kepada yang berhak secara terprogram, seperti diberikan sebagai bantuan modal usaha, maka hasil dari pengembangan wakaf tersebut mempunyai potensi yang sangat potensial dalam memberdayakan masyarakat miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis efektivitas penyaluran pinjaman bantuan modal usaha wakaf uang/tunai, manfaat dan danpaknya terhadap perkembangan usaha masyarakat binaan BWUT-MUI D.I. Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perpaduan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif (triangulation). Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan sekala pengukuran Rating Scale, statistik deskriptif dan uji beda dua rata-rata. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyaluran pinjaman bantuan modal usaha dari dana wakaf uang/tunai BWUT-MUI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dilihat dari persepsi anggota masyarakat binaan BWUT adalah sangat efektif dan memberi dampak positif terhadap usaha mereka dengan meningkatnya rata-rata keuntungan/laba dan berkembangnya usaha mereka setelah menerima pinjaman bantuan modal usaha dari dana wakaf uang/tunai walaupun peningkatannya secara kuantitatif kurang baik, akan secara kualitatif baik.
Poverty has become a major concern for developing countries in the world, including Indonesia. Poverty alleviation is the objective of development in each country. Indonesia as a state with Muslims majority has a big responsibility to discover solutions for the poverty issue. Islam does not only demand its followers to simply perform rituals merely oriented to the next world but Islam also commands them to do worldly activities. Waqf that has missions to alleviate poverty and develop social welfare is an instrument offered by Islam. The waqf is one of empowerment institution both in economic sector and others. Raising waqf role is a strategic step to cope with financial problems and has given considerable contribution to the social development because waqf as religious institution is not only aimed to use as merely ritual means but also has potential economic power for building up the economy of poor society. Thus, if waqf potential is productively organized professionally and distributed to the have the right to it reportedly, e.g. which is given as business capital, the result of the waqf development will have highly potentials for empowering poor society. This research aimed at analyzing the effectiveness of business capital loan circulation of cash waqf, the benefit and its impact on guided society’s business development of BWUT-MUI D.I. Yogyakarta. The used approach in this research is a mixed approach (triangulation) between qualitative and quantitative. In the analysis, this study used rating scale measurement, descriptive statistic, and two means difference test. This research result summarized that business capital loan circulation of cash waqf from BWUT/MUI Daerah Istimewa Yogyakarta province was highly effective and gave positive impact on their business by developing average profit/ gain of their business after receiving business capital loan from cash waqf even though the development is not significant.
Kata Kunci : Keefektifan, Efektifitas, Penyaluran, Wakaf tunai