Laporkan Masalah

Partisipasi masyarakat dalam program pengembangan agribisnis mengkudu di lahan Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan

HUMAIDI, Lutfi, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, MS

2010 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam program pengembangan agribisnis mengkudu, (2) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam program pengembangan agribisnis mengkudu, (3) menjelaskan faktor manakah yang lebih kuat pengaruhnya terhadap partisipasi masyarakat dalam program pengembangan agribisnis mengkudu. Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di lahan Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan sebagai lokasi program pengembangan agribisnis mengkudu yang secara administratif berada di Desa Banjarwati Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Pengambilan responden dilakukan secara sensus yaitu seluruh anggota Kelompok Tani Sumber Makmur yang berjumlah 50 orang petani dari Dusun Banjaranyar dan seluruh anggota Kelompok Tani Sumber Rizki yang berjumlah 50 orang petani dari Dusun Sukowati yang terlibat program pengembangan agribisnis mengkudu di lahan Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, sehingga jumlah total respondennya adalah 100 orang petani. Data dianalisis dengan uji proporsi, regresi berganda, dan path analysis. Variabel yang diduga mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program pengembangan agribisnis mengkudu yaitu persepsi, motivasi, sikap, peran kyai, peran penyuluh, peran orang tua, dan peran media informasi (radio). Hasil analisis uji proporsi menunjukkan sebagian besar masyarakat tingkat partisipasi dalam program pengembangan agribisnis mengkudu sedang, hasil analisis regresi berganda dengan metode backward menunjukkan dari ketuju variabel independen terdapat empat variabel independen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel partisipasi masyarakat, yaitu persepsi (p < 0,05), motivasi (p < 0,01), sikap (p < 0,05), dan peran kyai (p < 0,01). Besarnya pengaruh secara bersama terhadap partisipasi masyarakat dalam program pengembangan agribisnis mengkudu (p < 0,01 dengan nilai R2 = 0,473). Hasil path analysis diketahui faktor peran kyai berpengaruh lebih kuat dibanding dengan faktor-faktor lain terhadap partisipasi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

The purposes of this research were (1) to know the level of community participation of morindra citrifolia agribusiness development program, (2) to analyze the factors that influenced to community participation of morindra citrifolia agribusiness development program, (3) to explaine the factors that has most powerful influenced to community participation in morindra citrifolia agribusiness development program. The basic method of this research is analytical descriptive method with quantitative approach. The research was done intentionally at the Banjarwati Village Paciran Lamongan. A to the 100 respondents ware taken by census method, they were members of Sumber Makmur Farmer Group from Banjaranyar hamlet and the members of Sumber Rizki Farmer Group from Sukowati hamlet. They participated on morindra citrifolia agribusiness development program at Pondok Pesantren Sunan Drajat in Lamongan. The data ware analyzed by proportion test, multiple regression, and path analysis. The Indicator variables were influencing community participation of morindra citrifolia agribusiness development program was perception, motivation, attitude, role of kyai, role of extension, role of parents, and role of information media (radio). From the result of analysis with proportion test showed that the most of community the level of participation of morindra citrifolia agribusiness development program was medium, and from the result of multiple regression analysis with backward method of seventh independent variables showed that were four independent variables that had a significant on the community participation variable, namely the perception (p < 0.05), motivation (p < 0.01), attitude (p < 0.05), and the role of kyai (p < 0.01). Level of influenced together on community participation of morindra citrifolia agribusiness development program (p < 0.01) R2 = 0.473. Whereas from the resulted of path analysis was knowed that direct causal or indirect causal effect, the role factor of kyai was the most powerful influenced the other factors to the community partisipation.

Kata Kunci : Partisipasi masyarakat,Program pengembangan,Agribisnis mengkudu, Community participation, Program development, Morindra citrifolia agribusiness.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.