Laporkan Masalah

Seni kerajinan batik bayat Klaten antara tahun 1990-2010 :: Kajian, bentuk, fungsi dan gaya seni

ISMADI, Prof. Dr. Timbul haryono, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengungkap bagaimana bentuk, fungsi, dan gaya seni kerajinan batik Bayat antara tahun 1990-2010. Kajian bentuk secara garis besar dapat dilihat dari bentuk dasar dan bentuk motif. Adapun fungsi adalah kegunaan kerajinan batik secara keseluruhan; dan yang dimaksud gaya seni adalah kekhasan aspek visual seni kerajinan batik yang dikaji dari aspek-aspek seni rupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk seni kerajinan batik Bayat antara tahun 1990-2010 lebih bervariasi, tidak sebatas bentuk kain panjang dan sarung, tetapi juga bentuk-bentuk busana, perlengkapan rumah tinggal, dan berbagai souvenir. Hal ini karena seni kerajinan batik tidak hanya menggunakan mori dan sutera sebagai media, namun berkembang pada bahan kaos, kain lurik, kayu, dan kulit, sehingga menjadikan perubahan bentuk dasar seni kerajinan batik. Bentuk motif yang digunakan diantaranya bentuk-bentuk motif klasik, menyerupai alam, distilisasi bentuk-bentuk alam, geometris, dan bebas. Mengenai kajian fungsi, seni kerajinan batik Bayat memiliki fungsi fisik, sosial, dan personal. Fungsi fisik, yaitu seni kerajinan batik sebagai busana, alat, dan perlengkapan; fungsi sosial, dalam hal ini seni kerajinan batik cenderung mempengaruhi perilaku kolektif orang banyak, dapat dilihat atau dipahami khususnya dalam situasi umum, dan mengekspresikan aspek-aspek tentang sosial atau kolektif. Fungsi personal, yaitu seni kerajinan batik sebagai alat ekspresi pribadi. Selain bentuk dan fungsi, dalam kajian ini juga membahas tentang gaya seni. Gaya seni yang berkembang di kalangan seniman batik adalah gaya klasik, stilistik, modern, dan gabungan. Penggolongan gaya seni batik tersebut berdasarkan pada aspek visual yang dikaji dari aspekaspek seni rupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan multidisiplin yang memfokuskan pada kajian kesenirupaan. Pendekatan kesenirupaan yang digunakan untuk mengupas segala sesuatu yang berhubungan dengan bentuk, fungsi, dan gaya seni adalah pendekatan estetika. Penelitian ini dibantu oleh pendekatan lain, dengan meminjam teori-teori relevan seperti sejarah, antropologi, dan sosiologi.

The research aims to know the form, function, and art style of batik craft art of Bayat in period of 1990-2010. The study of form basically can be seen from basic form and motif form. Function is the usage of batik craft entirely; and art style is characterized of visual aspect of batik craft art which is studied from art’s form aspect. The result of the study showed that the form of batik craft art of Bayat in period of 1990-2010 are more variety, it’s not limited of long cloth and sarong, but also dress’s forms, house hold equipment, and some souvenirs. It’s caused batik craft art are not only using unbleached plain cloth and silk as media, but also it developed in cotton, lurik cloth, wood, and leather, so that it make a change in basic form of batik craft art. Form of motif which used among classic motif forms naturalism, distillation of nature form, geometric, and free. About study of function, batik craft art of Bayat have physic, social, and personal function. Physical function is batik craft art as address, tools, and equipment; social function, such as tendency of influence the collection behavior of persons, it can be seen and understood in specially situation, and expressed aspects of social and collection. Personal function is batik craft art as means of personal expression. This study reveals about the art style that among Bayat batik craftsmen, on the other hand, form and function. Art style that grew among batik craftsmen is classic style, stylistic style, modern style and or mixed style. The classifications of the batik art style are based on visual aspects studied in fine art aspects. The methods applied in this research are qualitative research using multidiscipline approach which focused on study of fine art. The approach of fine art that used is everything which relevant with form, function, and art style namely aesthetic approach. This research is supported by other approach that taken relevant theories like, history, anthropology, and sociology.

Kata Kunci : Bayat, Seni kerajinan batik, Perajin


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.