Laporkan Masalah

The Human rights idea and its implementation in the United States under George W.Bush and Barak Obama administration :: A Case study on the issue of Guantanamo Prison

KURNIASARI, Elok, Drs. Dafri Agussalim, M.A

2010 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Tesis ini membahas mengenai perbedaan antara presiden George W. Bush dan Barack Obama dalam menjalankan kebijakan yang mereka buat terhadap cara kerja yang ada di penjara Guantanamo, khususnya cara kerja yang berhubungan hak asasi manusia, seperti bagaimanakah para tahanan Guantanamo tersebut diperlakukan. Karena Amerika adalah negara yang gencar mempromosikan isuisu hak asasi manusia ke seluruh dunia, maka tesis ini akan memaparkan apakah dua Presiden Amerika tersebut mematuhi ataukah mengabaikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam isu-isu hak asasi manusia ketika mereka dihadapkan dengan masalah terorisme. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan karena semua data yang didapat adalah dalam bentuk tertulis. Semua bahan-bahan tertulis didapat dari buku, artikel, dan bahan-bahan tertulis lainnya yang diambil dari internet. Metode lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive qualitative method, yang mana semua data yang didapat dianalisa dan disajikan secara deskriptif. Dengan menggunakan teori hard-soft power dan smart power yang dikemukakan oleh Joseph S. Nye maka hasil dari penelitian ini adalah George W. Bush adalah presiden Amerika yang cenderung menggunakan hard power dalam menangani masalah terorisme yang terkait dengan penjara Guantanamo karena di bawah kepemimpinannya Amerika mengadakan perang di Afghanistan dan mendirikan penjara khusus teroris internasional di Guantanamo, Kuba dengan memberikan perlakuan-perlakuan kasar terhadap mereka. Di lain pihak, Barack Obama menggunakan smart power, gabungan dari hard power dan soft power, yang mana dia menambah jumlah pasukan di Afghanistan dan dia juga menandatangani surat perintah untuk menutup penjara Guantanamo surat perintah untuk menghentikan aksi-aksi kekerasan dan surat mengenai kebijakan hukuman. Beberapa tahanan Guantanamo telah dibebaskan dan dikirim ke beberapa negara seperti: Jerman, Swiss, Inggris, Kepulauan Palau, dan Prancis.

This thesis discusses the differences between George W. Bush and Barack Obama as the U.S. president in regulating their policy to the working system in Guantanamo prison, notably the working system relating to the human rights issue such as the treatments given to Guantanamo detainees. Since the United States is the promoter of human rights all over the world, this thesis will explore whether those two Presidents of the United States obey or abandon the moral values of human rights when they face the terrorism matter. Library research methodology is applied since all the data in this research are written text. Many written materials are acquired from books, articles, including internet-based materials. Another method used in this research is descriptive qualitative method, by which all the data obtained are analyzed and presented descriptively. By applying hard-smart power and smart power proposed by Joseph S. Nye the outcome of this research is that George W. Bush is the President of the United States who tends to employ the hard power to manage the terrorism matter in dealing with Guantanamo prison since Bush regulates War on Terror foreign policy by sending U.S. troops to Afghanistan to commence the war, and by establishing prison for the international terrorists in Guantanamo, Cuba. The U.S. authority applies many harsh interrogation and treatments to the Guantanamo detainees under Bush administration. On the other hand, Barack Obama employs the smart power, the combination between hard power and soft power by sending more U.S. troops to Afghanistan, and by signing the executive order to the closure of Guantanamo, the ensuring of lawful interrogation, and detention policy. Some of Guantanamo detainees are released and transferred to other countries such as: Germany, United Kingdom, Switzerland, Palau Island, and France.

Kata Kunci : Hak asasi manusia Amerika,Penjara Guantanamo,Hard,Soft power,Smart power


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.