Laporkan Masalah

Analisis biaya kapitasi rawat jalan dan rawat inap puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Kotawaringin Timur

RAHMADI, Setia, DR. drg. Julita Hendrartini, M.Kes

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: penyusunan kebutuhan anggaran jamkesda Kabupaten Kotawaringin Timur di tahun pertama dan kedua menunjukkan ketidak akuratan akuntabilitas perencanaan dan alokasi anggaran, tidak evidence based, serta terjadi kesenjangan penyerapan dana serta utilisasi yang kurang optimal. Penyusunan anggaran jamkesda yang tergantung pada angka utilisasi dan tarif pelayanan puskesmas membutuhkan suatu manajemen keuangan yang terpadu dan tepat.Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran harga satuan berbasis unit cost pelayanan Jamkesda di puskesmas Kabupaten Kotawaringin Timur, menyusun besaran kapitasi program Jamkesda di puskesmas dan pengembangan pelayanan hingga rujukan rumah sakitdan menetapkan kebutuhan anggaran program jamkesda puskesmas berdasarkan kapitasi tersebut.Metode Penelitian:penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan data kuantitatif. Variabel bebas pada penelitian ini adalah harga satuan terdiri atas jasa sarana dan jasa medis, angka utilisasi serta besaran klaim jamkesmas di RS. Instrumen penelitian adalah spreadsheet perhitungan biaya satuan metode double distribution dan check list pelayanan puskesmas dan kunjungan RS.Hasil: berdasarkan hasil perhitungan dengan metode double distributionbesaran biaya satuan puskesmas untuk pelayanan rawat jalan sebesar Rp. 9.492,-, dan rawat inap Rp. 38.389,-. Dengan penambahan jasa medis, harga satuan rawat jalan menjadi Rp. 15.800,- dan rawat inap Rp. 64.000,-. Besaran satuan pelayanan di RS berdasarkan pendekatan klaim dan kunjungan pasien jamakesmas RSUD Dr. Murjani, untuk rawat jalan Rp. 170.557,- dan untuk rawat inap Rp. 2.434.490, Besaran rata-rata kapitasi di puskesmas sebesar Rp. 4.436,- perorang perbulan (POPB), terdiri dari rawat jalan Rp. 3.411,- POPB, rawat inap Rp. 666,- POPB, persalinan Rp. 138,- POPB, IGD Rp. 125,- POPB dan laboratorium Rp. 95,- POPB. Besaran kapitasi untuk pengembangan layanan rujukan di rumah sakit adalah Rp. 2.280,- POPB, yaitu rawat jalan Rp. 200,- POPB dan rawat inap Rp. 2.080,- POPB. Kebutuhan Anggaran Jamkesda berbasis kapitasi untuk Tahun 2009 Rp. 10.538.931.233,- dan untuk Tahun 2010 diproyeksikan sebesar Rp 11.608.422.677,- sedangkan proyeksi Tahun 2011 adalah Rp 12.785.900.665,-.Kesimpulan: Besaran harga satuan rata-rata lebih besar dari tarif, dan pada alternatif ketiga yang dijadikan dasar perhitungan kapitasi Rp. 35.967,- lebih besar dari tarif. Ditinjau dari kebutuhan anggaran pelayanan di puskesmas, anggaran jamkesda berbasis kapitasi lebih efisien daripadaperencanaan dan pelaksanaan APBD Tahun 2009.

Background: The preparation of budget needs in the Kotawaringin Timur jamkesda first and second years showed inaccuracies of accountability for planning and budget allocation, not evidence based, and gap absorption and utilization of funds is less than optimal. Jamkesda budgeting depends on utilization rates and tariffs health services requires an integrated financial management and appropriate. Objective: This study aimed to calculate the amount of unit price-based unit cost of services in health centers Jamkesda Kotawaringin Timur, compiling a capitation scale Jamkesda programs in health and development services to referral hospitals and set a budget requirement jamkesda health programs are based on capitation. Methods: This study was an analytical study using quantitative data. The independent variable in this study is the unit price of service facilities and medical services, utilization rates and the magnitude of claims jamkesmas in hospital. The research instrument is a spreadsheet calculation of unit costs double distribution method and check list health care and hospital visits. Results: The result of calculation using double distribution method showed unit cost of health centers for outpatient was Rp 9,492 and inpatient was Rp 38,389. Added with medical fee the unit cost become Rp 15,800 for outpatient and Rp 64,000 for inpatient. The amount of unit cost in hospitals based on claim and visit of Jamkesmas patients at Dr. Murjani Hospital was Rp 170,557 for outpatient and Rp 2,434,490 for inpatient. The average amount of capitation in health centers was Rp 4,436 per member per month (PMPM), comprising Rp 3,411 for outpatient and Rp 666 for inpatient, Rp 138 for childbirth, Rp 125 for emergency, andRp 95 for laboratory. The amount of capitation for referral service development in hospital was Rp 2,080 per member per month (PMPM). Budget needs of Jamkesda based on capitation in 2009 was Rp 10,538,931,233 and the projection in 2010 was Rp 11,608,422,677 whereas in 2011 became Rp 12,785,900,665.Conclusion: The amount of average unit cost was greater than the tariff and in the third alternative that was used as the base for capitation calculation, average amount of unit cost was Rp. 35,967 higher than tariff. Viewed from needs for service budget in health centers, Jamkesda budget based on capitation was more efficient than planning and implementation of local revenue and expenditure budget of Kotawaringin District in 2009.

Kata Kunci : Kapitasi,Anggaran,Harga satuan pelayanan,Jamkesda, capitation, budget, unit price of service


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.