Evaluasi kepatuhan ibu menerapkan kangaroo mother care (KMC) pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta
ASTUTI, Lelia Kusuma, Prof. dr. Djaswadi D, SpOG(K),MPH,PhD
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Kangaroo Mother Care (KMC) dapat membantu menstabilkan suhu tubuh dan memperbaiki keadaan umum bayi sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan menurunkan morbiditas BBLR. KMC sangat sederhana, mudah diterima oleh ibu dengan BBLR dan dapat dilanjutkan di rumah. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan KMC di rumah secara terus menerus adalah kepatuhan ibu menerapkan KMC pada BBLR setelah ibu dilatih oleh petugas kesehatan di rumah sakit. Tujuan Penelitian: Untuk mengevaluasi kepatuhan ibu menerapkan KMC pada BBLR di rumah sakit maupun di rumah setelah pulang dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan prospective cohort menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Besar sampel sebanyak 90 pasangan ibu-BBLR. Variabel bebasnya adalah kepatuhan ibu menerapkan KMC pada BBLR di rumah sakit, variabel terikatnya adalah kepatuhan ibu menerapkan KMC pada BBLR di rumah, varibel luar adalah pengetahuan ibu, peran petugas kesehatan, dukungan keluarga dan pemantauan petugas kesehatan. Analisa data menggunakan Chi-Square dan analisa uji regresi logistik serta analisa stratifikasi dan analisa kualitatif. Hasil Penelitian: Hasil analisis logistic regression dengan pemodelan menunjukkan bahwa kepatuhan ibu menerapkan KMC di rumah sakit mempunyai hubungan yang bermakna dengan kepatuhan ibu menerapkan KMC di rumah (OR=4,2; CI 95%=1,16-15,57) dengan mengontrol variabel dukungan keluarga (OR=3,8; CI 95%=1,47-9,7). Hasil analisis kualitatif juga menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan ibu tentang KMC dan kurangnya dukungan keluarga menjadi hambatan dalam menerapkan KMC pada BBLR. Kesimpulan: Kepatuhan ibu menerapkan KMC di rumah sakit mempunyai hubungan yang bermakna dengan kepatuhan ibu menerapkan KMC di rumah. Sedangkan faktor lain yang paling mempengaruhi kepatuhan ibu menerapkan KMC di rumah adalah dukungan keluarga
Background: Kangaroo Mother Care (KMC) stabilized body temperature and increase growth and reduce the morbidity of low birth weight (LBW). KMC is simple, readily accepted by mothers and can be continued at home. The successful implementation of KMC at home is mother’s compliance for constantly implementing KMC after the mothers were trained by health workers at the hospital. Objective: To evaluate the mother’s compliance to implementing KMC for LBW in the hospital and at home after discharge from Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta. Method: The study was an observational study with a prospective cohort study design using quantitative and qualitative approaches. Samples were pairs of mother-LBW as many as 90 mothers. The independent variable was mother’s compliance for implementing KMC in the hospital, the dependent variable is mother’s compliance for implementing KMC at home, external variable are the mother’s knowledge, the role of health workers, family support and health monitoring. The analysis used Chisquare, logistic regression, stratified analysis and qualitative analysis. Results: The results of logistic regression showed that mother’s compliance for implementing KMC at the hospital have a significant relationship with mother’s compliance for implementing KMC at home (OR=4,2; CI 95%=1,16-15,57) after included family support (OR=3,8; CI 95%=1,47-9,7). Qualitative analysis also showed that lack of mother’s knowledge and family support have a significant relationship with mother’s compliance for implementing KMC at home. Conclusion: Mother’s compliance for implementing KMC in the hospital having a significant relationship with mother’s compliance for implementing KMC at home. While other factor most affecting mother’s compliance for implementing KMC at home is family support
Kata Kunci : Kangaroo mother care (KMC),BBLR,Kepatuhan ibu