Daya guna suksinilkholin 1 mg/kgbb untuk memudahkan pemasangan Lma proseal
ISMAWAN, Dedi Yuli, dr. I Gusti Ngurah Rai Artika, Sp.An-K
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikLatar belakang LMA baru ProSeal, lebih sulit dipasang dibandingkan LMA klasik. penggunaan obat pelumpuh otot suksinilkholin memberikan kondisi relaksasi, menekan refleks laringeal dan terbukti memberikan kondisi yang lebih baik dalam pemasangan LMA klasik. Penelitian ini bertujuan mengetahui dayaguna suksinilkholin untuk meningkatkan angka keberhasilan pemasangan LMA ProSeal. Metode. Setelah mendapatkan persetujuan komite etik dan persetujuan tindakan medis pendwerita 60 pasien (18-65 tahun, ASA I-II) yang menjalani pembedahan superfisial terencana selain prosedur daerah kepala dan leher dimasukan dalam studi kontrol acak tersamar ganda dan dibagikan dalam kelompok suksinilkholin 1mg/kg BB (n=30)dan kelompok NaCl 0,9%(n=30). Luaran primer adalah tingkat keberhasilan pemasangan LMA ProSeal. Luaran sekunder berupa perubahan hemodinamik setelah intsersi, faksikulasi dan komplikasi akibat pemasangan. Hasil. Angka keberhasilan LMA ProSeal lebih tinggi pada kelompok suksinilkholon 1 mg/kg BB dibandingkan kelompok NaCl0,9%(90% vs 66,7%,p=0,028). Terjadi penurunan hemodinamik setelah insersi namun masih dalam batas normal. Angka kejadian fasikulasipada kelompok suksinilkholin sebesar 20%. Kejadian trauma pemasangan yang ditandai dengan bercak darah pada LMA ProSeal tidak berbeda pada kedua kelompok (10% pada kelompok suksinilkholin vs 23,3% pada kelompok NaCl0,9%,p=0,166). Kesimpulan. Angka keberhasilan pemasangan LMA ProSeal lebih tinggi pada kelompok yang menggunakan obat pelumpuh otot suksinilkholin 1 mg/kgBB.
Kata Kunci : SuksinilkholinLMA ProSeal,Insersi