Implementasi rezim perikanan global dalam penanggulangan illegal unreported unregulated (IUU) fishing di Indonesia
rADITYA, R. Panji, Prof. Dr. Mohtar Mas'oed
2010 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini bertujuan pertama, menganalisis pengaturan rezim perikanan global dalam mengatasi aktivitas penangkapan sumber daya ikan secara ilegal atau Illegal Unreported Unregulated (IUU) Fishing di Indonesia. Kedua, menganalisis kerjasama Indonesia dengan beberapa negara dalam mengatasi masalah aktivitas Illegal Unreported Unregulated (IUU) Fishing . Masalah IUU fishing tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga terjadi di berbagai belahan negara, termasuk di sejumlah negara-negara maju. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui buku-buku yang telah diterbitkan, jurnal ilmiah, situs internet, laporan serta dokumen yang telah diterbitkan secara resmi oleh instansi pemerintah dan majalah yang diterbitkan oleh pusat data dan informasi kantor kementrian. Data dianalisa dengan menggunakan metode kwalitatif dan kemudian diinterpretasikan secara logis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dan negara pantai sangat berkepentingan untuk turut serta menanggulangi masalah pencurian sumber daya ikan atau aktivitas penangkapan sumber daya ikan secara ilegal di Indonesia. Aktivitas penangkapan sumber daya ikan secara ilegal disebut juga Illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing. Hampir semua negara telah meratifikasi baik konvensi hukum international maupun kesepakatan dan perjanjian international untuk menekan aktivitas IUU fishing yang merupakan masalah international. Indonesia termasuk negara pihak yang telah meratifikasi beberapa konvensi maupun kesepakatan serta perjanjian bilateral maupun international dalam rezim perikanan global
From ancient times, fishing has been a mayor source of food for humanity and contribute to economic benefits and employment especially to coastal states. Global fishery resources indicated that there has been an increase of over exploitation. The activities of illegal unreported and unregulated (IUU) fishing has caused a significant economic losses, many social problems, environmental destructions, and international conflicts on management and fish trade threatened the long term sustainability of fisheries resources. The ratification in 1982 of the United Nations Convention on the Law of the Sea provided a new framework for the better management of marine resources. The new legal regime of the oceans such as the United Nations Compliance Agreement in 1993 and the United Nations Implementation Agreement in 1995 gave coastal states the rights and responsibilities for the management and use of fishery resources within the area of their national jurisdiction (EEZs), which utilized about 90 percent of the world’s marine resources. This thesis aims to analyse the management of global fisheries regime in order to deter, prevent and eliminate illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing. Also to analyse the cooperation of Indonesia with other countries in combating IUU fishing. The result of the analyse that Indonesia need to enhance a cooperation with International institutions such as regional fisheries management organisations (RFMOs) and also to increase bilateral cooperation with neighbouring countries. There is a common perception of some regional countries that IUU fishing is a common threats in the region as well as internationaly.
Kata Kunci : UNCLOS 1982,UN Compliance agreement 1993,UN Implementation Agreement 1995