Laporkan Masalah

Kapasitas pelayanan publik pada daerah otonomi baru :: Studi terhadap kapasitas penyampaian pelayanan kesehatan pada kecamatan di wilayah pesawaran Lampung tahun 2005-2009

HUTAGALUNG, Simon Sumanjoyo, Dr. Agus Heruanto Hadna, M.Si

2010 | Tesis | S2 Ilmu Administrasi Negara

Penelitian ini yang memiliki tujuan berupa teruraikannya kapasitas penyampaian pelayanan publik sektor kesehatan pada Kabupaten Pesawaran di Provinsi Lampung dalam rentang waktu sebelum dan setelah menjadi daerah otonom baru dan teridentifikasinya perubahan kapasitas penyampaian pelayanan publik sektor kesehatan pada wilayah Kabupaten Pesawaran di Provinsi Lampung dalam rentang waktu sebelum dan setelah menjadi daerah otonom baru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, telaah dokumentasi dan observasi. Unit analisisnya adalah ketujuh kecamatan pada wilayah Pesawaran. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman dan teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi, pengecekan sejawat, kecukupan referensi, dan kajian kasus negatif. Hasil analisis menyimpulkan jika kapasitas pelayanan kesehatan setelah pembentukan Kabupaten Pesawaran menjadi tidak lebih baik dibandingkan kapasitas pelayanan kesehatan yang dimiliki wilayah Pesawaran sebelum dibentuk menjadi kabupaten tersendiri. Kondisi itu didukung oleh penurunan persentase cakupan sebagian besar indikator pelayanan kesehatan dasar dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) ketujuh Kecamatan di wilayah Pesawaran itu. Perubahan yang terjadi dari pembentukan Kabupaten Pesawaran antara lain; a). Kuantitas tenaga medis yang bertambah namun tidak terdistribusi lebih baik, b). Stagnannya kuantitas fasilitas layanan kesehatan dan menurunnya persediaan obat generik meskipun sarana layanan kesehatan yang berkemampuan laboratorium bertambah. c). Kuantitas anggaran kesehatan dalam APBD Kabupaten Pesawaran dan anggaran perkapita sektor kesehatan yang menurun meskipun cakupan jaminan kesehatan masyarakat menjadi lebih besar. Rekomendasi dari penelitian ini bagi Pemerintah Pusat adalah; (a). Pengaturan mengenai kajian tentang kapasitas pelayanan existing dan potensial pada sektor vital dalam kebijakan pembentukan daerah otonom baru. (b). Pengaturan mengenai proses alokasi dana pendampingan sektoral kepada daerah otonom baru. Sementara itu rekomendasi bagi Pemerintah Daerah adalah; (a). Pendistribusian tenaga kesehatan yang dilakukan secara proporsional. (b). Kebijakan insentif bagi para calon tenaga kerja kesehatan yang dianggap potensial. (c). Penambahan dan pengembangan fasilitas Puskesmas dan Rumah Sakit.

This research has objectives to describe public service delivery capacity in the health sector at Pesawaran Regency, Lampung Province which takes period before and after becoming a new autonomous regions. It also aims to identify changes in public service delivery capacity of the health sector in the region Pesawaran regency at Lampung Province on the timeframe before and after becoming a new autonomous region. The study was conducted with a qualitative approach to interviewing techniques, review of documentation and observation. The analysis unit is the amount of seven districts in the region Pesawaran. Data analysis was performed with an interactive model of Miles and Huberman and technical validity of the data was done by triangulation, peer checking, adequacy of references, and a review of negative cases. Results of analysis concluded if the capacity of health services after the establishment of Pesawaran Regency become not better than the capacity of health services that are owned Pesawaran area before formed into a separate region. Conditions were supported by a decrease in the percentage of coverage of most basic health care indicators in the Minimum Service Standards, the seventh district in the region that Pesawaran. Changes that occur from the formation Pesawaran Regency, including; a). An increased quantity of medical staff but not distributed better, b). Quantity of health care facilities stagnant and declining supplies of generic drugs even though health-care facilities that enabled the laboratory to grow. c). Quantity of the health budget in the budget plan (APBD) and budget per capita Pesawaran Regency health sector are declining, although the public health insurance coverage to be bigger. Recommendations from this research for the Central Government are: (a). Settings on the review of existing service capacity and potential of the vital sector in the policy formation of new autonomous regions. (b). Settings on the sectoral allocation of assistance funds to the new autonomous region. Meanwhile, the recommendations for Local Government are: (a). The distribution of health personnel who carried out proportionally. (b). Policy incentives for potential health workers who are considered potential. (c). Additions and development of public health facilities and hospital facilities.

Kata Kunci : Kapasitas pelayanan,Pelayanan kesehatan publik,Pemekaran daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.