Laporkan Masalah

The U.S. foreign policy under Obama administation :: A respone to Iran's nuclear program

MUNESTRI, Salieg Luki, Dra. Ilien Halina, M.Si

2010 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Program nuklir Iran telah menjadi isu utama dalam hal menyangkut keamanan internasional. Isu ini telah menarik perhatian Amerika dan PBB. Isu program nuklir Iran ini di anggap “berbeda” dan menarik untuk diteliti. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan menerapkan perspektif konstruktivis dan konsep kepentingan nasional untuk meraih hasil penelitian yang bisa di andalkan. Amerika telah manjatuhkan sanksi-sanksi terhadap Iran sebagai bentuk penekanan terhadap Iran agar menghentikan program nuklirnya. Akan tetapi, sejauh ini belum ada peningkatan hubungan yang cukup berarti antara Amerika dan Iran. Iran sebelumnya telah mengajukan usulan dan perilaku yang mengarah pada perbaikan hubungan antar keduanya, terutama dalam proposal yang diajukannya tahun 2003 yang sering disebut sebagai Grand Bargain. Dalam proposal tersebut, Iran menyuguhkan poin-poin yang pernah di tuntut oleh Amerika. Hal yang sangat disayangkan adalah nampaknya bukan proposal tersebut yang menjadi tujuan utama bagi Amerika. Amerika merasa perlu untuk tetap mempertahankan keberadaannya di region tersebut. Kepentingan utama Amerika di Timur Tengah dan Iran adalah sebuah politik pembendungan terhadap negara-negara pengimpor utama energi dari Timur Tengah terutama Cina, yang telah menjadi kompetitor utama bagi Amerika. Pengaruh dan keberadaan Cina yang semakin meluas di Timur Tengah, terutama di Iran, telah mengganggu kepentingan Amerika dan mengganjal langkah Amerika dalam meraih tujuan-tujuannya. Selain itu, Amerika khawatir kekuatan-kekuatan baru tersebut, terutama Cina, tumbuh menjadi superpower-superpower baru di dunia yang sebelumnya hanya ada satu yaitu Amerika Serikat. Tesis ini disusun sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan gelar master dari Program Pasca Sarjana Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada. Tesis ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang dapat di andalkan bagi penelitian-penelitian selanjutnya mengenai kebijakan luar negeri Amerika di bawah pemerintahan Obama terhadap Iran, demi tercapainya kepentingan nasional.

Iranian nuclear program has been a major issue concerning international security. This has aroused the U.S. and U.N. attention. Iranian nuclear program is seen “special” and worthy research. The research is conducted as descriptive qualitative research. It employs constructivism and national interest concept in order to gain defendable result of analysis. America has imposed sanctions on Iran in order to pressure Iran to halt its nuclear program. However, there has been no significant improvement in the U.S.- Iran relations. Iran has several times proposed good deed for stabilizing the relations, most significantly the 2003 “Grand Bargain” proposal. The proposal should have contained some points America demanded. Unfortunately, it was seemingly not America’s point. America needs to maintain its presence in the region. The U.S. grand interest in the Middle East and Iran is, in fact, is a policy of containment for some major energy-importers, which have been significant competitors for America, significantly China. China’s rapid growing image and influence in the region, particularly in Iran, has challenge America’s interest and given more difficulties for America to gain its goals in several aspects. Further, America is worried that the rising powers, especially China will grow as superpowers in a world with a single superpower, the United States of America. This thesis is submitted as a partial prerequisite for master degree from Graduate Program in International Relations, Gadjah Mada University. Further, it is hopefully presents reliable and defendable knowledge for further researches concerning U.S. foreign policy in Iran under Obama administration, for the pursuit of its national interest

Kata Kunci : constructivism, national interest, nuclear program,Grand Bargain proposal, policy of containment, rising powers


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.