Penyelesaian kredit bermasalah yang dijamin dengan surat kuasa menjual atas tanah yang dibuat secara dibawah tangan pada PT Bank Riau
FAIRUZZABADI, Prof. Dr. Siti Ismijati Jenie, S.H.,C.N
2010 | Tesis |Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemberian kredit,penyelesaian kredit bermasalah, serta akibat hukum dari pemberian kredit yang dijamin dengan surat kuasa menjual dibawah tangan atas tanah di PT. Bank Riau Cabang Pembantu Tangkerang, Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Karya ilmiah ini merupakan penelitian empiris yang dilengkapi dengan penelitian normatif, artinya penelitian yang didasarkan pada penelitian lapangan yang dilengkapi dengan penelitian kepustakaan. Adapun hasil penelitian ini akan diolah secara deskriptif analitik. Hasil penelitian ini, pertama, bahwa PT. Bank Riau telah menyalurkan kredit sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan oleh Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, Bank Indonesia, dan prosedur tetap PT. Bank Riau. Kedua, penyelesaian kredit yang dijamin dengan surat kuasa menjual dibawah tangan dilakukan dengan penyelamatan kredit. Apabila penyelamatan kredit tidak membuahkan hasil maka dilakukan penyelesaian kredit dengan negosiasi yang mengarah pada penjualan jaminan. Penjualan jaminan tidak selalu membuahkan hasil, namun pihak bank tetap melakukan penagihan. Untuk menutup kerugian yang diderita karena macetnya kredit, maka digunakan dana cadangan dan asuransi. Ketiga, akibat pemberian kredit dengan jaminan surat kuasa menjual adalah tidak adanya hak yang dimiliki oleh bank untuk didahulukan dari kreditur lainnya dalam memperoleh pelunasan kredit melalui penjualan agunan.
This scientific paper writing aims at identifying the credit procedure, the settlement of non performing credit, as well as the legal consequences of credit granting guaranteed with unauthentic power of attorney to sell land in PT. Bank Riau, Tangkerang Sub- Branch Office, Pekanbaru City, Riau Province. This scientific paper is an empirical research complemented by normative research, which is a research based on field research complemented with library research. The research result is processed descriptive analytically. The results of this research are, first, that Bank Riau has been distributing credit in accordance with procedures established by Act Number 10 Year 1998, Bank Indonesia, and the procedure of PT. Bank Riau. Second, the settlement of credit guaranteed with an unauthentic power of attorney to sell is conducted by cr dit rescue. If the credit rescue gives nothing so credit settlement is conducted by negotiations leading to the sale of guaranteed land. The sale of guarantee does not always give result, but the bank still conducts debt collection. To cover the loss caused by non performing credit, reserve and insurance fund are used. Third, due to the granting of credit guaranteed by a power of attorney to sell is the lack of right belonging to the bank to take precedence over the other creditors in obtaining credit repayment through the sale of collateral.
Kata Kunci : Penyelesaian,Kredit bermasalah,Surat kuasa menjual